LAMPUNG7COM – Metro | Pemerintah Kota Metro menggelar kegiatan Hybrid (VLH) penilaian Kota Layak Anak (KLA) tahun 2022 di aula Pemerintah Kota Metro, Senin (6/6/2022).
Tampak hadir Walikota dan wakil walikota Metro, pejabat Forkopimda Kota Metro, serta lara OPD dan Satker.
Dikatakan Walikota Metro Wahdi Siradjuddin menyampaikan berdasarkan undang-undang 1945 Nomor 35 tahun 2014 pasal 21, Pemerintah Daerah berkewajiban dan bertanggung jawab untuk melaksanakan dan mendukung kebijakan Nasional dalam penyelenggaraan perlindungan anak di daerah yang diwujudkan melalui upaya daerah membangun Kabupaten/ Kota Layak Anak.
“Sebagaimana yang diamanatkan undang-undang Nomor 35 tahun 2014 maka pemerintah Kota Metro berkomitmen untuk mewujudkan Kota Metro sebagai Kota Layak Anak yaitu sebuah kota dengan sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak yang dilakukan secara terencana menyeluruh dan berkelanjutan,” ucap Wahdi.
Menurut Wahdi, anak Indonesia akan memegang peranan strategis ketika 100 tahun Indonesia merdeka ditahun 2045.
“Oleh karena itu, kita semua mengharapkan calon pimpinan bangsa ke depan, salah satunya menjadi generasi emas yang cerdas, sehat, unggul, berkarakter dan memiliki nilai moral yang kuat, bisa terwujud bila anak-anak yang lahir bisa terpenuhi hak-haknya dan tumbuh menjadi manusia yang berkualitas, berkarakter, dan berintegrasi,” tutur Wahdi.
Ditambahkan Wahdi, sejalan dengan upaya mewujudkan generasi emas 2045 pihaknya telah membangun SDM yang berkualitas yang merupakan pembangunan utama di Kota Metro sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kota Metro tahun 2021-2026.
“Sesuai dengan visi Kota Metro yakni terwujudnya Kota Metro berpendidikan, sehat, sejahtera, dan berbudaya yang diharapkan akan terlahir Generasi emas Metro cemerlang (Gemerlang) yaitu generasi cerdas yang mempunyai daya saing ditingkat Nasional dan global dengan mengedepankan nilai-nilai agama dan ideologi Pancasila,” ujar Wahdi.
Pada kesempatan yang sama, kepala gugus tugas KLA Kota Metro Anang Risgiyanto mengatakan kepala Bapeda Kota Metro di tunjuk sebagai Kepala gugus tugas KLA Kota Metro.
“Harus ada kemampuan untuk melakukan koordinasi kepada tim gugus KLA terutama 5 kluster dan 24 indikator, kedepan Kota Metro harus Nindya,” pungkas Anang. | Aliando