Berita Indonesia dan Internasional Terkini

M. Azka Raih Double Winner Kejurnas Tenis Junior IMTC Piala Gubernur Banten Seri 1 2026

Metro | Petenis junior asal Kota Metro Lampung, M. Azka Pradita Pasha, sukses menorehkan dua prestasi gemilang dalam Kejurnas Tenis Junior IMTC Piala Gubernur Banten Seri 1 2026, di Lapangan Baladika Kopassus Serang Cilegon Banten, Selasa (3/2/2026).

M. Azka Pradita Pasha siswa SMP Negeri 4 Kota Metro yang masuk unggulan pertama ini, berhasil menyabet dua gelar juara (double winner) di nomor Tunggal Putra dan Ganda Putra KU-14.

Perjalanan melaju final tunggal putra, sebelumnya Azka di semifinal mengalahkan unggulan ke empat asal Kotabumi , M. Fauzan, dengan skor ketat 6-4, 6-2, sedang Zaumar asal Muba unggulan ketiga di semifinal mengalahkan Zahmie asal Riau unggulan kedua, dengan skor 6-4 6-4.

Puncaknya di partai Final, Azka berhasil mengkandaskan Zaumar dengan skor ketat 6-4 7-6.

Kemudian pada laga menuju final nomor ganda, Azka yang berpasangan dengan Zahmie di semifinal dengan mudah mengalahkan pasangan M Fatih Jenneh/Aiman dengan skor 6-0 6-2, sedang duet Zaumar /M.Fauzan berhasil mengalahkan pasangan Ken/Faidzh dengan skor 6-1 6-4.

Di partai final pasangan Azka/Zahmie berhasil meraih kemenangan atas duet Zaumar /M.Fauzan, mereka unggul melalui laga sangat ketat dengan skor 7-6, 5-7, dan 10-5.

Prestasi ini menjadikan Azka atlet yang meraih gelar double winner di KU 14 turnamen tersebut.

Rudi WS orangtua sekaligus pelatih Azka, menyampaikan rasa syukurnya atas apa yang telah diraih anaknya, sebagai orang tua, Ia berharap prestasi ini mendapat perhatian lebih dari pemangku kepentingan (stakeholder) di Provinsi Lampung.

“Untuk bersaing di level nasional, atlet butuh dukungan dan persiapan matang, semoga Azka bisa terus berprestasi,” ujar Rudi, melalui telpon, Rabu, (4/2/2026).

Rudi juga tak lupa turut berterima kasih kepada Pelti Lampung, Pelti Kota Metro, SMP Negeri 4 Kota Metro dan insan Tenis Kota Metro atas dukungan yang diberikan selama perjalanan prestasi Azka. | (Arif).

Rekonstruksi Penganiayaan Verrel, Tersangka Handi Dua Kali Pukul Korban

Bandarlampung – Polsek Tanjungkarang Timur menggelar rekonstruksi kasus dugaan penganiayaan terhadap Verrel, yang diketahui merupakan keponakan Ketua SMSI. Rekonstruksi tersebut berlangsung pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB di Perumahan Bumi Asri, Jalan Angsana V Nomor 158, Kecamatan Kedamaian, Bandarlampung.

Rekonstruksi menghadirkan sebanyak 24 adegan berdasarkan keterangan korban. Dalam rangkaian tersebut, terdapat adegan yang memperlihatkan tersangka Handi diduga dua kali memukul korban, bahkan sepeda motor korban sempat disenggol hingga terjatuh.

Kegiatan rekonstruksi ini digelar atas permintaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Edman Putra dan disaksikan ratusan warga yang memadati lokasi.

Dalam pelaksanaannya, korban Verrel memperagakan seluruh 24 adegan, sedangkan tersangka Handi hanya memerankan 18 adegan. Versi korban dinilai lebih rinci karena menggambarkan kronologi kejadian sejak awal hingga terjadinya dugaan pemukulan.

Berdasarkan rekonstruksi versi korban, peristiwa bermula ketika Verrel mengendarai sepeda motor dan bersenggolan dengan mobil yang dikemudikan Handi, yang saat itu bersama seorang rekannya berinisial M. Senggolan tersebut menyebabkan bahu kiri Verrel terkena spion mobil hingga patah.

Setelah itu, korban menghentikan kendaraan dan menghampiri tersangka. Namun situasi diduga berubah menjadi tindak kekerasan. Handi disebut menarik kerah baju korban dan memukul bibir Verrel.

Aksi kekerasan kembali terjadi saat keduanya berjalan ke bagian belakang mobil. Dalam salah satu adegan, Handi sempat berbicara dengan pacarnya, namun secara tiba-tiba kembali memukul korban hingga kacamata Verrel terjatuh ke tanah.

Merasa menjadi korban penganiayaan, Verrel kemudian menuju bagian depan mobil dan menghubungi pamannya, Rudi, untuk meminta pertolongan. Usai kejadian, korban bersama pamannya melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Tanjungkarang Timur.

Kuasa hukum korban, Dr. Sopian Sitepu, SH, MH, menegaskan bahwa rekonstruksi ini bertujuan memperjelas keterangan yang telah disampaikan korban dan para saksi.

“Rekonstruksi hari ini bertujuan untuk mempertegas keterangan saksi dan korban yang digambarkan secara faktual di lapangan. Semua adegan yang diperagakan merupakan rangkaian peristiwa sesuai agenda penyidikan dan pendalaman pihak kejaksaan,” ujarnya.

Ia berharap rangkaian perkara ini semakin terang dan jelas.

“Harapan kami, dengan rekonstruksi ini, perkara menjadi semakin terbuka, terang, dan utuh dalam melihat peran masing-masing pihak,” tegasnya.

Sementara itu, JPU Edman Putra menyatakan pihak kejaksaan akan mencermati hasil rekonstruksi secara objektif dan profesional. Ia juga menegaskan ruang penyelesaian melalui restorative justice tetap terbuka sepanjang memenuhi ketentuan hukum dan rasa keadilan bagi semua pihak.

“Kami akan mencermati secara menyeluruh seluruh fakta yang terungkap dalam rekonstruksi ini,” kata Edman Putra.

Dilantik di Tengah Pasar, Bupati Egi Ingatkan Pejabat tentang Realitas Pengabdian

LAMSEL, Kalianda – Pelantikan pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kali ini berlangsung dengan suasana yang berbeda dari biasanya.

Jika umumnya prosesi pelantikan digelar di aula pemerintahan atau ruang rapat resmi, kali ini kegiatan tersebut justru dilaksanakan di Terminal Pasar Inpres Kalianda, sebuah ruang publik yang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Di tengah hiruk-pikuk pedagang dan aktivitas pasar, sebanyak 22 pejabat administrator serta 7 pejabat pengawas resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, Rabu (4/2/2026).

Suasana pasar yang biasanya dipenuhi transaksi jual beli, pagi itu tampak berbeda dengan hadirnya puluhan pejabat struktural Pemkab Lampung Selatan.

Selain pelantikan, terdapat pula 7 pejabat yang menerima tugas tambahan sebagai Pelaksana Tugas (Plt), terdiri dari 4 orang kepala dinas, 2 orang kepala bidang, dan 1 orang kepala sub bidang pada sejumlah perangkat daerah.

Bupati Egi menegaskan, pemilihan lokasi pelantikan di tengah pasar bukanlah tanpa alasan. Menurutnya, hal itu menjadi simbol bahwa pengabdian sebagai aparatur pemerintah tidak selalu berada dalam situasi nyaman.

“Saya lantik bapak ibu semua di tengah masyarakat, disaksikan langsung para pedagang Pasar Inpres. Ini adalah realita yang terjadi hari ini,” ujar Bupati Egi.

Ia menambahkan, integritas seorang aparatur tidak diukur dari pencitraan atau tampilan semata, tetapi dari kerja nyata, kejujuran, serta keberpihakan kepada masyarakat.

Dengan pelantikan di ruang publik seperti pasar, para pejabat diharapkan mampu merasakan langsung denyut kehidupan warga dan memahami persoalan yang terjadi di lapangan.

Bupati Egi juga mengingatkan agar pejabat yang baru dilantik tidak terlena dengan jabatan.

“Jangan yang sudah naik jabatan merasa menjadi pejabat lalu lupa daratan. Kita harus bekerja dengan hati dan melihat realita. Hari ini pasar kita banyak yang mengeluhkan sepi,” kata dia.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penempatan pejabat telah melalui proses seleksi dan pertimbangan panjang. Seluruh pejabat diminta menjunjung semangat Lamsel Betik (Bebas Transaksi Ilegal dan Korupsi) sebagai karakter birokrasi Lampung Selatan.

“Hati-hati penggunaan anggaran. Jangan sampai tidak tepat sasaran atau ada main-main. Walaupun saya orangnya tidak teliti, yang mengawasi kita banyak. Saya sudah ingatkan dari sekarang,” tegasnya.

Menurut Bupati Egi, integritas, kebersihan, dan kejujuran dalam menjalankan amanah merupakan fondasi utama birokrasi yang dipercaya rakyat. Pelantikan di ruang publik ini diharapkan menjadi pengingat bahwa jabatan selalu hadir di tengah masyarakat, bersama suara, tuntutan, serta konsekuensi pelayanan publik.

25 Kali Menadah Motor Curian, Pria Asal Tulang Bawang Ditangkap Polisi

Bandar Lampung – Seorang pria berinisial ES (25) asal Kecamatan Rawa Jitu, Kabupaten Tulang Bawang, tak berkutik saat diringkus petugas Polsek Telukbetung Timur.

ES yang merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan sempat bebas pada tahun 2021, ditangkap di sebuah rumah kontrakan di wilayah Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung, Sabtu (21/1/2026).

Pelaku diamankan karena diduga menjadi penadah sepeda motor hasil curian yang beroperasi di wilayah Bandar Lampung.

Saat penangkapan, polisi menemukan 17 keping tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) yang diduga berasal dari motor hasil kejahatan.

25 Kali Menadah Motor Curian, Pria Asal Tulang Bawang Ditangkap Polisi

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, mengungkapkan bahwa berdasarkan pengakuan pelaku, ES telah berulang kali menerima dan menjual kembali motor curian.

“Pengakuan pelaku, sudah sekitar 25 kali menerima motor hasil curian. Motor-motor tersebut kemudian dibawa ke Tulang Bawang untuk dijual kembali,” ujar Kombes Pol Alfret, Jumat (30/1/2026).

Motor hasil curian itu diketahui dikirim menggunakan mobil travel menuju Kabupaten Tulang Bawang. Setibanya di sana, kendaraan tersebut diserahkan kepada seorang rekannya berinisial MK, yang kini masih dalam pengejaran petugas.

Kapolresta menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari hasil pengembangan perkara curanmor dengan tersangka berinisial BS, yang sebelumnya ditangkap Polsek Sukarame dan saat ini masih menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan.

Selain dijual ke Tulang Bawang, polisi menduga motor curian tersebut juga dipasarkan ke sejumlah kabupaten lain di Provinsi Lampung.

Sementara itu, Kapolsek Telukbetung Timur, Kompol Toni Apriadi, menyebutkan bahwa di wilayah hukumnya terdapat satu laporan polisi yang berkaitan langsung dengan aksi curanmor yang melibatkan ES.

“Dari hasil pengembangan, kami juga menemukan adanya beberapa penadah lain di Bandar Lampung. Ini masih terus kami dalami,” jelas Toni.

Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna menelusuri keberadaan sepeda motor hasil curian yang telah dijual ke luar daerah.

Atas perbuatannya, ES dijerat dengan Pasal 477 KUHP juncto Pasal 592 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

WBP Napiter Lapas Kalianda Ucapkan Ikrar Setia kepada NKRI

Bandarlampung – Seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kasus tindak pidana terorisme (napiter) asal Lapas Kelas IIA Kalianda melaksanakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di Lapas Kelas I Bandar Lampung, Senin (3/2).

Kegiatan ikrar setia tersebut diikuti oleh empat WBP napiter dari sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di wilayah Lampung. Agenda ini merupakan bagian dari program pembinaan, deradikalisasi, serta reintegrasi sosial bagi warga binaan.

Ikrar setia ini menjadi bentuk komitmen para napiter untuk meninggalkan paham radikal serta kembali menyatakan kesetiaan kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan NKRI.

Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda, Beni Nurrohman, menyampaikan apresiasinya atas langkah yang dilakukan warga binaan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi WBP napiter dari Lapas Kalianda yang telah melaksanakan ikrar setia kepada NKRI. Ini merupakan bukti nyata keberhasilan program deradikalisasi yang humanis dan berkelanjutan, membawa mereka kembali ke jalan Pancasila serta siap berkontribusi bagi Indonesia yang damai,” ujar Beni.

Ia menegaskan, Lapas Kelas IIA Kalianda berkomitmen terus mendukung pembinaan deradikalisasi yang terukur dan berkesinambungan guna menciptakan warga binaan yang sadar hukum serta siap kembali berintegrasi dengan masyarakat.

SMA YP Unila Resmi Buka Penerimaan Murid Baru 2026/2027

Bandar Lampung — SMA YP Unila Bandar Lampung secara resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 melalui Jalur Prestasi. Program ini menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam menjaring peserta didik unggul serta mendorong kualitas pendidikan yang inovatif dan berdaya saing.

Sebagai institusi pendidikan yang terus berkembang, SMA YP Unila mengusung visi menjadi sekolah rujukan nasional sebagai pusat inovasi pendidikan yang berlandaskan spiritualitas dan karakter, guna mewujudkan sumber daya manusia berdaya saing global pada tahun 2030.

Jadwal Pendaftaran SPMB

Pihak sekolah telah menetapkan jadwal penerimaan murid baru sebagai berikut:

  • Pembuatan Akun (Online):
    1 Februari – 3 Maret 2026

  • Validasi Berkas dan Tes (Datang langsung ke sekolah):
    2 Februari – 4 Maret 2026

  • Pengumuman Penerimaan:
    5 Maret 2026

  • Daftar Ulang:
    5 – 12 Maret 2026

Persyaratan Pendaftaran

SMA YP Unila Resmi Buka Penerimaan Murid Baru 2026/2027

Calon peserta didik wajib melengkapi sejumlah dokumen administrasi, di antaranya:

  1. Fotokopi kartu pelajar atau biodata rapor (1 lembar)

  2. Fotokopi kartu keluarga (1 lembar)

  3. Fotokopi sertifikat/piagam penghargaan prestasi

  4. Pas foto berwarna (1 lembar)

  5. Materai Rp10.000 (2 lembar)

  6. Mengisi surat pernyataan pembayaran dan surat komitmen

Pendaftaran Dilakukan Secara Online

Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi sekolah:

👉 www.pmb.sma-ypunila.sch.id

Lokasi Verifikasi Berkas

Berkas pendaftaran dapat diverifikasi langsung di:

Sekretariat Penerimaan Peserta Didik Baru
Gedung D Ruang SPMB
Jl. R. Soeprapto No. 88, Kecamatan Enggal, Bandar Lampung

Kontak Informasi

Untuk informasi lebih lanjut, calon pendaftar dapat menghubungi:

  • Pak Yudis | 0812 5135 5976

  • Bu Khansa | 0895 4018 77738

  • Pak Alin | 0851 3860 6451

Pemprov Lampung Tegaskan Pasokan Daging Sapi Aman, Neraca 2025 Surplus

Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan ketersediaan daging sapi dan kerbau di wilayah Lampung sepanjang Tahun 2025 berada dalam kondisi aman dan mencukupi. Klarifikasi ini disampaikan menyusul beredarnya isu di ruang publik terkait perbedaan angka supply–demand daging sapi di provinsi tersebut.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Lampung, Ir. Lili Mawarti, M.Si., IPU, menjelaskan bahwa hasil kajian teknis Disnakkeswan menunjukkan neraca daging sapi dan kerbau Lampung justru mengalami surplus sebesar 3.955 ton pada Tahun 2025.

“Perhitungan supply tidak hanya berasal dari produksi dalam provinsi, tetapi juga mencakup stok awal serta pemasukan ternak dan daging dari luar daerah,” ujar Lili Mawarti.

Perbedaan Metodologi Picu Selisih Data

Lili menjelaskan, perbedaan angka yang muncul dalam sejumlah publikasi disebabkan oleh metode penghitungan yang berbeda. Dalam laporan Peternakan dalam Angka 2025 yang dirilis BPS, supply hanya dihitung dari produksi daging sapi dan kerbau di dalam provinsi sebesar 18.523 ton, tanpa memasukkan stok awal maupun lalu lintas ternak antarprovinsi.

Padahal secara faktual, Lampung merupakan daerah sentra ternak sekaligus penyangga pasokan nasional.

Berdasarkan data sistem ISIKHNAS, sepanjang Tahun 2025 Lampung menerima pemasukan 162.911 ekor sapi dan kerbau, termasuk 159.117 ekor sapi impor, dan pada saat yang sama mengeluarkan 298.642 ekor ternak ke luar provinsi.

Harga Stabil, Daging Sapi Tidak Picu Inflasi

Menurut Lili, pasokan yang cukup juga tercermin dari stabilitas harga di pasar. Berdasarkan Berita Resmi Statistik Tahun 2025, komoditas daging sapi tidak memberikan andil inflasi tahunan di Lampung. Bahkan tercatat mengalami deflasi sebesar 0,01 persen pada April dan Desember 2025.

“Ini membuktikan pasokan daging sapi di Lampung tetap terkendali, termasuk pada momen Ramadhan dan Idul Fitri,” tegasnya.

Populasi Ternak Naik, Bantuan Fokus ke Peternak Rakyat

Disnakkeswan juga mencatat peningkatan populasi ternak sepanjang 2025. Populasi sapi potong mencapai 905.322 ekor, kambing 1,97 juta ekor, ayam pedaging 94,8 juta ekor, dan ayam petelur 14,8 juta ekor.

Lampung pun menjadi provinsi dengan populasi sapi tertinggi di Pulau Sumatera.

Dalam keterbatasan anggaran, Pemprov Lampung tetap memprioritaskan bantuan langsung kepada peternak rakyat. Sepanjang 2025, pemerintah menyalurkan bantuan kambing, ayam petelur, itik lokal, hingga mesin tetas kepada puluhan kelompok tani di berbagai kabupaten.

Provinsi Lampung juga menerima bantuan 37.200 ekor Ayam Merah Putih dari Kementerian Pertanian untuk mendukung penguatan ekonomi peternak.

Efisiensi Anggaran, Lampung Berprestasi Nasional

Terkait pengelolaan anggaran, Lili menegaskan program peternakan dijalankan secara efisien tanpa kegiatan seremonial berlebihan.

“Tidak ada rapat di hotel, tidak ada studi banding. Konsolidasi dilakukan di kantor atau daring, perjalanan dinas pun selektif,” ujarnya.

Meski demikian, Lampung meraih prestasi nasional dengan menempati peringkat kedua capaian vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), dengan realisasi 99,8 persen dari total alokasi.

Fokus 2026: Perkuat Hulu dan Kesejahteraan Peternak

Menghadapi Tahun 2026, Pemprov Lampung menegaskan arah kebijakan peternakan akan difokuskan pada penguatan sektor hulu, khususnya dukungan pakan, kesehatan hewan, dan pembibitan.

Pemprov juga tengah memutakhirkan data peternak sebagai penerima manfaat Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Jagung melalui Cadangan Jagung Pemerintah, guna menekan biaya pakan dan menjaga harga telur serta ayam tetap stabil.

Selain itu, Lampung akan mengembangkan rumput unggul varietas Pakchong Tansa yang telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pertanian pada 2 Januari 2026.

“Pembangunan peternakan bukan hanya soal angka statistik, tetapi menyangkut kesejahteraan masyarakat dan stabilitas sosial,” pungkas Lili.

PMII Lampung Utara Himpun Ribuan Guru dalam Seminar Nasional Inspiratif

Lampung Utara — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Lampung Utara berkolaborasi dengan Teacherpreneur serta didukung Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, Dinas Pendidikan, dan Kementerian Agama setempat, menggelar Seminar Nasional bertema “Pengajar Belum Tentu Mengajar, Tapi Mampu Menginspirasi”.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Pusiban, Lampung Utara, Senin (2/2/2026), dan diikuti sekitar 3.000 peserta yang terdiri dari 1.500 guru di bawah naungan Dinas Pendidikan Lampung Utara serta 1.500 guru dari lingkungan Kemenag Lampung Utara.

Ketua PC PMII Lampung Utara, Feni Sri Ayu, mengatakan seminar ini merupakan bentuk kepedulian PMII terhadap peningkatan kualitas pendidikan, khususnya dalam mendorong peran guru sebagai inspirator bagi generasi muda.

“Guru adalah pahlawan yang berperan besar dalam menciptakan pemimpin-pemimpin masa depan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan ruang motivasi dan pembelajaran bagi para pendidik,” ujar Feni dalam sambutannya.

Sementara itu, Bupati Lampung Utara yang diwakili Staf Ahli Mandkondri menyampaikan apresiasi atas inisiatif PMII dalam menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi tenaga pendidik.

“PMII benar-benar hadir untuk semua, salah satunya untuk guru-guru. Kegiatan seperti ini sangat diperlukan sebagai bimbingan dan motivasi agar tercipta guru-guru yang semakin hebat,” katanya.

Seminar nasional tersebut menghadirkan tokoh nasional Syafi’i Efendi, Presiden Indonesian Brics of Forum sekaligus motivator muda yang dikenal luas di Indonesia. Kehadiran Syafi’i Efendi memberikan energi baru bagi para peserta melalui materi inspiratif dan motivasi pengembangan diri bagi tenaga pendidik.

Selain itu, acara juga turut dihadiri unsur Forkopimda, para alumni, serta kader-kader PMII Lampung Utara.

Feni berharap seminar ini dapat menjadi momentum penting bagi para guru untuk terus meningkatkan kapasitas diri, tidak hanya sebagai pengajar di ruang kelas, tetapi juga sebagai sosok yang mampu menginspirasi dan membentuk karakter peserta didik.

“Semoga kegiatan ini membawa dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan di Lampung Utara,” pungkasnya.

Slamet Riadi dan Ketua LVRI Lampung Komitmen Sukseskan Musda Pemuda Panca Marga demi PPM Bersatu

LAMPUNG — Setelah menerima Surat Keputusan (SK) sebagai Pimpinan Caretaker Pimpinan Daerah Pemuda Panca Marga (PD-PPM) Provinsi Lampung, Slamet Riadi langsung bergerak cepat untuk mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) PD PPM Lampung.

Penunjukan tersebut merujuk pada SK pencabutan kepengurusan sebelumnya Nomor 13/PP.PPM-DPD/VI/2025 tertanggal 24 Juni 2025. Slamet Riadi menegaskan komitmennya untuk menyatukan kembali organisasi Pemuda Panca Marga di Provinsi Lampung melalui Musda yang demokratis dan kondusif.

Sebagai langkah awal, Slamet Riadi melakukan silaturahmi sekaligus koordinasi dengan Dewan Pembina PPM, Mayor (Purn) H. Subardi, yang juga menjabat sebagai Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Provinsi Lampung.

Slamet Riadi bersama Dewan Pembina PPM, Mayor (Purn) H. Subardi. /Ist

Dalam keterangannya, Slamet Riadi menyampaikan harapannya agar Musda dapat berjalan lancar dan menjadi momentum persatuan.

“Saya berharap Musda PPM di Provinsi Lampung dapat berjalan lancar demi menyatukan kembali organisasi menuju PPM Bersatu,” ujar Slamet Riadi, Senin (2/2/2026).

Ia menambahkan, penunjukan dirinya sebagai caretaker merupakan amanah besar yang ia jalankan sebagai bagian dari tanggung jawab moral sebagai anak pejuang.

“Saya merasa terpanggil untuk meneruskan perjuangan para pendahulu. Tidak ada kepentingan lain selain menjaga marwah para orang tua kita yang telah berjuang merebut kemerdekaan Republik Indonesia,” katanya.

Slamet juga mengajak seluruh pihak yang merasa bagian dari keluarga besar Pemuda Panca Marga untuk bersama-sama membangun organisasi tanpa kepentingan tertentu.

“Mari bersatu padu jika merasa anak pejuang yang sah, meneruskan perjuangan orang tua kita,” ajaknya.

Dalam waktu dekat, Slamet Riadi menyatakan akan segera menggelar rapat konsolidasi sebagai tahapan menuju pelaksanaan Musda PPM Lampung.

“Saya akan menggelar rapat konsolidasi terkait langkah menuju Musda PPM Bersatu. Silakan bersama-sama kita satukan kembali Pemuda Panca Marga di Lampung,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua LVRI Lampung sekaligus Dewan Pembina PPM, Mayor (Purn) H. Subardi, menyambut baik penunjukan Slamet Riadi sebagai caretaker dan menyatakan dukungan penuh demi suksesnya Musda.

“Sebagai Dewan Pembina, saya mendukung penuh. Saya yakin di tangan Slamet Riadi, Musda PPM Lampung dapat berjalan lancar dan sukses,” ujar Subardi yang akrab disapa Ayah Badri.

Ia menegaskan bahwa dirinya berpegang pada garis komando organisasi sesuai keputusan pusat.

“Ketum PPM ditunjuk oleh DPP LVRI Pusat, dan beliau menunjuk Slamet Riadi sebagai caretaker di Lampung. Artinya, mandat itu harus saya dukung sesuai SK yang berlaku,” jelasnya.

Dalam pernyataan bersama, Slamet Riadi dan Ketua LVRI Lampung sepakat menjalin komitmen untuk mengawal dan menyukseskan Musda PD PPM Lampung demi terwujudnya PPM yang solid dan bersatu.

“Musda Lampung harus berjalan. Saya hanya sebagai Dewan Pembina yang mengamati, namun tetap berpegang teguh pada satu garis komando,” tutup Ayah Badri.

Prabowo Soroti Ketegangan Global, Dunia Khawatir Perang Dunia Ketiga

Bogor — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa situasi global saat ini masih diwarnai ketegangan…