Lompat ke konten

HMEP FEB Gelar EINSTEIN 2023: Bentuk Generasi Emas Melalui Transformasi Digital

(Unila): Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan (HMEP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung (Unila) sukses menggelar kegiatan Economic Development Student Brilliant (EINSTEIN) 2023, Selasa, 25 Oktober 2023.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Student Center lantai tiga FEB Unila ini mengusung tema “Membentuk Generasi Emas: Pembangunan Transformasi Digital untuk Masa Depan yang Berkelanjutan Melalui Pemilihan Mahasiswa Berprestasi”.

Penyelenggaraan EINSTEIN 2023 bertujuan untuk menarik perhatian terhadap pengembangan transformasi digital dan penjaringan mahasiswa berprestasi di FEB Unila.

Dalam rangkaian kegiatan EINSTEIN 2023, terdapat enam kategori kompetisi yang menampilkan mahasiswa berbakat dalam berbagai aspek ekonomi pembangunan.

Acara puncak kegiatan yakni pemberian penghargaan kepada Zedriyansyah, yang merupakan mahasiswa berprestasi terbaik dari jurusan Ekonomi Pembangunan angkatan 2022.

Ketua Umum HMEP Unila Eriduna Risvanjaya menyampaikan, acara ini diharapkan bisa mempersiapkan mahasiswa terbaik dari jurusan Ekonomi Pembangunan FEB Unila untuk bersaing dalam ajang mahasiswa berprestasi (Mapres) di tingkat fakultas dan universitas.

“Kami percaya EINSTEIN 2023 akan menjadi panggung untuk mengasah kemampuan, memperluas wawasan, dan mengeksplorasi potensi mahasiswa Ekonomi Pembangunan. Semua peserta dan pemenang di sini adalah contoh nyata dari dedikasi, keunggulan akademik, dan semangat untuk berinovasi,” ujarnya.

Dengan tema yang relevan dan kompetisi yang ketat, EINSTEIN 2023 berhasil mencapai tujuannya dalam mempromosikan transformasi digital dan menghargai mahasiswa berprestasi di FEB Unila.

Acara ini menjadi bukti nyata dari komitmen fakultas dalam menciptakan generasi emas siap menghadapi tantangan masa depan yang semakin digital. [Magang_Andre Rian Dotama]

The post HMEP FEB Gelar EINSTEIN 2023: Bentuk Generasi Emas Melalui Transformasi Digital appeared first on Universitas Lampung.

Guru Besar Unila Dilantik: Prof. Rudy Refleksikan Perkembangan Hukum Indonesia

(Unila): Wakil Rekor Bidang Umum dan Keuangan Universitas Lampung (Unila) Prof. Rudy, S.H., LL.M., LL.D., dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Hukum pada Fakultas Hukum Unila. Upacara pengukuhan berlangsung di Gedung Serbaguna kampus Unila, Rabu, 25 Oktober 2023.

Dalam momen bersejarah ini, Prof. Rudy menjadi guru besar ke-111 di Unila dan guru besar kedelapan di Fakultas Hukum (FH) Unila. Ia juga mencatatkan diri sebagai guru besar termuda Unila dengan usia 42 tahun.

Pada acara pengukuhan, Prof. Rudy menyampaikan Orasi Ilmiah berjudul “Pembangunan Hukum Indonesia di Persimpangan Jalan: Refleksi 4 Abad Pembangunan Hukum Nusantara”. Dalam orasinya, ia menyoroti sejarah hukum Indonesia yang banyak dipengaruhi warisan hukum kolonialisme.

Prof. Rudy menjelaskan, tatanan hukum saat ini di Indonesia masih memiliki akar dari sistem hukum Germania Kuno. Di dunia, hukum pada dasarnya berasal dari Jerman Kuno, dan Indonesia mengikuti jejak ini. Ia juga membahas perkembangan hukum di nusantara, termasuk masa VOC, yang telah memiliki hukum aslinya, kini dikenal sebagai hukum adat.

Dalam perkembangan selanjutnya, terjadi transplantasi hukum di nusantara saat pemerintahan Hindia Belanda. Ini mengakibatkan penggunaan produk hukum Belanda di Indonesia hingga tahun lalu. Prof. Rudy mengkritik bahwa Indonesia telah kehilangan momentum dalam membangun hukum asli Indonesia.

Prof. Rudy juga memaparkan usaha-usaha Indonesia dalam memperjuangkan hukum asli Indonesia, termasuk hukum adat dan Ketentuan Pokok Agraria atau Basic Agrarian Law. Namun, pada tahun 1970-an, ketentuan hukum adat dihilangkan, menyebabkan unifikasi hukum di Indonesia.

“Melalui orasi ilmiah hari ini, kita akan refleksikan bagaimana pembangunan hukum di nusantara terjadi dan bagaimana sebetulnya saat ini konvergensi sistem hukum yang ada di dunia terjadi di Indonesia,” ujarnya.

Ia juga mencermati konstitusionalisme di Indonesia baru menguat setelah reformasi hukum dan amandemen konstitusi tahun 1945. Prof. Rudy menyimpulkan, konvergensi sistem hukum akan terus terjadi di Indonesia.

Pada persimpangan jalan ini konvergensi sistem hukum terjadi akibat pembangunan hukum yang memakai model bricolage, yaitu mengambil apa saja yang tersedia dalam suatu dunia kemudian menjadikan metode problem solving bagi suatu permasalahan, inilah kemudian yang terjadi di Indonesia.

“Saya tidak tahu dan juga kadang ragu bagaimana nasib hukum selanjutnya. Ini merupakan suatu kenyataan yang harus kita terima bahwa konvergensi sistem hukum menurut pengamatannya mau tidak mau akan terjadi di Indonesia,” ujarnya.

Sampai saat ini pembangunan hukum di nusantara dipengaruhi tiga hal, pertama, pembangunan hukum sampai akhir milenium konsisten pada tradisi hukumnya. Kedua, transplantasi hukum secara terus menerus berlangsung sejak awal bangsa barat menginjakkan kakinya di nusantara pelan-pelan menggerus hukum asli Indonesia.

Ketiga, globalisasi dan borderless nation mengakibatkan proses konvergensi sistem hukum terjadi, tentunya melalui transplantasi hukum yang lebih masif dan cepat.

“Idealnya kita mempunyai hukum asli dari Indonesia, dan ketika ditransplantasikan harus disesuaikan lebih dulu dengan budaya hukum kita, sehingga tidak hanya mengambil norma-norma asing,” pungkasnya.

Prof. Rudy berharap, Indonesia dapat mempertahankan hukum asli yang sesuai dengan budaya hukumnya. Setelah dikukuhkan sebagai guru besar, ia berkomitmen untuk terus meneruskan kajian keilmuan hukum di Indonesia.

Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Rudy juga berharap agar refleksi ini dapat menjadi landasan strategis untuk pembangunan hukum di masa depan Indonesia. [Daffa Alsa Pradika/Angelino Vinanti Sonjaya]

The post Guru Besar Unila Dilantik: Prof. Rudy Refleksikan Perkembangan Hukum Indonesia appeared first on Universitas Lampung.

Tim Kemdikbudristek Lakukan Monev PKKM di Unila

(Unila): Tim Kemdikbudristek melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terkait Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) pada Selasa, 24 Oktober 2023, di ruang sidang dua Rektorat Unila.

Kegiatan monev PKKM dibuka langsung Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., mewakili Rektor Universitas Lampung (Unila).

Pembukaan dihadiri Dirjen Dikti, para pimpinan tiap fakultas, kaprodi penerima hibah PKKM 2023, tim perencanaan, dan LP3M.

Monev diadakan sebagai tindak lanjut dari pemberian hibah PKKM kepada tiga program studi (prodi) untuk memotret keterlaksanaan PKKM yang sudah berjalan.

Wakil Rektor Bidang Akademik menyampaikan, penerimaan hibah PKKM telah banyak memberikan dampak positif kepada mahasiswa dan prodi dalam rangka percepatan kelulusan.

“Prodi dapat lebih berkomitmen dalam proses pembelajaran dengan adanya hibah yang sangat positif ini. Sinergitas ketercapaian IKU juga harus selalu digaungkan, karena IKU universitas merupakan tanggung jawab bersama kita semua,” ujar Dr. Suripto.

Tiga program studi penerima hibah PKKM antara lain prodi Agribisnis (Fakultas Pertanian), Kimia (Fakultas MIPA), dan Teknik Elektro (Fakultas Teknik).

Dari hibah tersebut, mahasiswa dari prodi Kimia melaksanakan proyek membangun desa yang akan dilanjutkan pada program KKN periode Januari 2024. [Magang_Agatha Monica Silaban]

The post Tim Kemdikbudristek Lakukan Monev PKKM  appeared first on Universitas Lampung.

Soft Opening Galeri Bisnis BPU: Unila Menyokong Inovasi dan Profesionalisme

(Unila): Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., meresmikan Galeri Bisnis BPU dalam sebuah acara soft opening yang diadakan pada Selasa, 24 Oktober 2023. Galeri Bisnis BPU terletak di Retail Parkiran Terpadu Unila menjadi wahana pembinaan entrepreneurship dan profesionalisme.

Soft opening ini turut dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si., serta Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan TIK, Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A.

Turut hadir Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Dekan Fakultas Pertanian (FP), Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Kepala LP2M, Kepala Badan Pengelola Unila (BPU), dan para koordinator bagian dan subkoordinator BPU Unila.

Kepala BPU Ir. Amril Ma’ruf Siregar, S.T. M.T., menyampaikan tujuan didirikannya galeri ini, yaitu untuk mendukung entrepreneurship dan profesionalisme, sekaligus mengimplementasikan program inkubator bisnis yang bekerja sama dengan LPPM Unila. Galeri ini juga bertujuan memberikan ruang bagi seluruh sivitas akademika Unila, terutama dalam upaya hilirisasi produk.

“Galeri Bisnis BPU akan berfokus pada produk-produk non-profit yang dihasilkan dosen-dosen Unila, seperti produk dari penelitian dan pengabdian masyarakat. Ada sekitar 12 produk yang dihasilkan dari penelitian dan pengabdian dosen, serta produk dari desa binaan Unila yang akan dipasarkan melalui galeri ini,” ujarnya.

Prof. Lusmeilia Afriani turut menekankan pentingnya penggunaan produk-produk hasil penelitian dan pengabdian dosen Unila. Ia juga memberikan dukungannya kepada BPU untuk mengembangkan galeri ini menjadi lebih besar lagi.

“Dukungan dari seluruh sivitas akademika Unila sangat diperlukan untuk keberlangsungan produk-produk inovatif ini. Oleh karena itu mari kita gunakan produk-produk dari Unila,” katanya.

Tak hanya itu, Prof. Lusmeilia memberikan kabar gembira bahwa Unila telah berhasil meraih akreditasi Unggul. Hal ini menegaskan komitmen Unila untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar dalam dunia pendidikan dan penelitian.

Dengan peresmian Galeri Bisnis BPU ini, Unila semakin memperkuat upayanya dalam mengembangkan entrepreneurship, mendukung inovasi produk, dan menciptakan ruang bagi produk-produk bermutu hasil penelitian dan pengabdian dosen serta masyarakat. [Magang_Zukhruffina Wilda Brilliant]

The post Soft Opening Galeri Bisnis BPU: Unila Menyokong Inovasi dan Profesionalisme appeared first on Universitas Lampung.

Rektor Unila Buka Seminar Nasional FMIPA 2023

(Unila): Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., resmi membuka Seminar Nasional Bersama, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unila 2023. Acara berlangsung di Hotel Horison, Bandar Lampung, Selasa, 24 Oktober 2023.

Seminar nasional ini mengangkat tema “Sinergitas Sains Alam, Matematika, dan Komputer dalam Pengelolaan dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang Berkesinambungan.”

Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan atmosfer akademik di FMIPA Unila serta memfasilitasi pertukaran informasi ilmiah, hasil riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Seminar juga ditujukan untuk memperkuat kerja sama internal dengan pihak luar dan universitas lain.

Ketua pelaksana Prof. Dr. Kamisah D. Pandiangan melaporkan, seminar ini dihadiri 201 peserta dari 20 instansi dalam negeri, berbagai perguruan tinggi, dan lembaga lainnya. Peserta terdiri dari 143 pemakalah, empat presenter poster, dan 54 peserta biasa.

Dekan FMIPA Unila Dr. Eng. Heri Satria dalam sambutannya mengungkapkan, Seminar Nasional Bersama ini menggabungkan tiga seminar yang sebelumnya telah ada, yaitu Seminar Nasional FMIPA, Seminar Kuantitatif yang diselenggarakan Jurusan Matematika, dan seminar tentang pengabdian kepada masyarakat.

Ia menekankan visi FMIPA Unila untuk menjadi fakultas terkemuka dalam bidang sains, teknologi, dan ilmu komputer, serta kontribusi mereka kepada masyarakat.

Seminar ini tidak hanya menghadirkan pakar di bidangnya, tetapi juga peneliti dari berbagai universitas di Indonesia. Tujuannya yakni menciptakan forum pertemuan ilmiah bagi ilmuwan, peneliti, dosen, guru, dan mahasiswa, serta menjadi jembatan informasi untuk perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Seminar ini turut mengundang narasumber dari Universiti Malaysia Terengganu dan satu pemateri utama dari luar Unila, yaitu Prof. Dr. Hasanudin dari Jurusan Kimia Universitas Sriwijaya yang hadir melalui zoom meeting.

Rektor Lusmeilia sangat mengapresiasi kontribusi FMIPA Unila dalam penelitian, pengabdian, dan publikasi ilmiah di Unila. Ia berharap prestasi FMIPA ini akan menjadi inspirasi bagi fakultas lain untuk terus memajukan ilmu pengetahuan dan kemajuan Unila.

Seminar nasional ini diharapkan makin mengokohkan atmosfer akademik yang positif di FMIPA dan berdampak positif pada perkembangan Unila, bangsa, dan negara. Prof. Lusmeilia juga berharap, ada lebih banyak kolaborasi penelitian, pengabdian, dan publikasi antardosen, antara dosen dan mahasiswa, dan antarinstitusi.

Selama acara, Rektor Lusmeilia juga menyampaikan terima kasih kepada narasumber utama dan narasumber undangan yang berbagi pengalaman mereka dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat melalui seminar ini.

Turut hadir dalam kegiatan ini para wakil rektor Unila, Direktur Pascasarjana, para ketua lembaga, ketua jurusan, dan Ketua Program sStudi FMIPA Unila. [Magang_Christina Febiola Sinaga]

 

The post Rektor Buka Seminar Nasional FMIPA 2023 appeared first on Universitas Lampung.

Puncak Dies Natalis ke-37 FISIP: Perkuat Tata Kelola dan Internasionalisasi

(Unila): Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila) merayakan dies natalis ke-37 dengan semangat kuat menggandeng tema “FISIP Unila Be Strong: Penguatan Tata Kelola dan Internasionalisasi”.

Kemeriahan mencapai puncaknya ditandai dengan diselenggarakannya rapat senat dan orasi ilmiah yang berlangsung pada Senin, 23 Oktober 2023, di Gedung Auditorium D 3.1 FISIP Unila.

Dalam memperingati dies natalis kali ini, terdapat rangkaian kegiatan yang dilalui di antaranya Lomba Dosen Berprestasi, Lomba Tendik Berprestasi, Lomba Ormawa Berprestasi, Lomba Kebersihan Unit Kerja, serta Jalan Sehat.

Telah berdiri selama lebih dari tiga dekade, FISIP Unila berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan kontribusi dalam pengembangan tata kelola dan internasionalisasi di lingkup universitas.

Dekan FISIP Unila Dra. Ida Nurhaida, M.Si., mengatakan, keberhasilan FISIP Unila dalam memainkan peran kunci terhadap pembangunan dan kemajuan masyarakat Provinsi Lampung merupakan sinergi dan kerja keras seluruh sivitas akademika.

Pencapaian yang diraih sepanjang tahun 2022 hingga September 2023, di antaranya peresmian Unit Layanan Terpadu (ULT), BMN online, dan Situation Room FISIP Unila yang mencerminkan komitmen dalam meningkatkan layanan dan tata kelola.

Beradaptasi, tumbuh, dan berprestasi diwujudkan dengan peraihan akreditasi internasional Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA) dari Ilmu Komunikasi; Ilmu Administrasi Bisnis; dan Ilmu Administrasi Negara, juga sejumlah prestasi lainnya baik dari tendik maupun mahasiswa.

“Melalui pidato ini, saya mengajak seluruh sivitas akademika Unila untuk bersama-sama menghadapi tantangan di masa depan,” kata Dra. Ida.

“Saya percaya dengan tekad, dedikasi, dan kerja keras kita bersama, kita dapat mewujudkan tujuan, visi, dan misi fakultas dalam menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing di dunia yang terus berubah seperti sekarang,” lanjutnya.

Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., turut mengapresiasi pencapaian dan kontribusi yang diraih FISIP Unila baik di kancah nasional maupun internasional.

“Selamat ulang tahun ke-37 FISIP Unila. Mari kita terus bersama-sama ‘Be Strong‘ dalam menghadapi tantangan dan membangun masa depan yang cerah bagi Unila, bangsa, dan dunia,” ujar Prof. Lusmeilia.

Acara dilanjutkan dengan orasi ilmiah bertajuk “Tata Kelola dan Internasionalisasi Universitas: Sebuah Refleksi” yang disampaikan Arizka Warganegara, S.IP., M.A., Ph.D., dan pengumuman pemenang lomba. [Magang_Laula Khairun Nisa]

The post Puncak Dies Natalis ke-37 FISIP: Perkuat Tata Kelola dan Internasionalisasi appeared first on Universitas Lampung.