Lompat ke konten
Selamat Membaca Pernah Juara Nasional, Desa Karang Pucung Kembali Bidik Prestasi dan Siap Harumkan Lampung di Tingkat Nasional

Pernah Juara Nasional, Desa Karang Pucung Kembali Bidik Prestasi dan Siap Harumkan Lampung di Tingkat Nasional

FacebookPinterestXWhatsApp

LAMSEL, Way Sulan – Desa Karang Pucung, Kecamatan Way Sulan, kembali menunjukkan optimisme untuk mengukir prestasi di ajang Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026. Desa yang pernah meraih Juara Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung dan Juara III Tingkat Nasional pada tahun 2018 itu kini siap kembali membawa nama Lampung Selatan ke kancah nasional.

Optimisme tersebut disampaikan Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, saat menghadiri kegiatan Klarifikasi Lapangan Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026 di Aula Desa Karang Pucung, Kamis (25/6/2026).

Menurut Syaiful, Desa Karang Pucung telah membuktikan bahwa pembangunan desa tidak hanya diukur dari capaian prestasi, tetapi juga dari kemampuannya melakukan transformasi yang berkelanjutan melalui penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan pelayanan publik, dan ketahanan pangan.

“Keberhasilan Desa Karang Pucung bukan hanya diukur dari prestasi yang diraih, tetapi dari kemampuannya melakukan transformasi pembangunan desa melalui penguatan ekonomi masyarakat, pelayanan publik, dan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Inilah semangat Desa HELAU menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Syaiful.

Mengusung tema “Transformasi Desa dan Kelurahan sebagai Pilar Ketahanan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045”, Desa Karang Pucung menampilkan berbagai inovasi pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian adalah penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai motor penggerak ekonomi dan ketahanan pangan. Saat ini, BUMDes Karang Pucung mengembangkan usaha peternakan ayam petelur berbasis teknologi melalui kerja sama dengan Bank Lampung.

Program tersebut tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi desa, tetapi juga mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penyerapan hasil produksi petani dan peternak lokal sehingga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, Syaiful menegaskan bahwa pembangunan desa saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus mendorong modernisasi pelayanan publik, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi, serta pelestarian lingkungan.

Upaya tersebut sejalan dengan Program Desa HELAU (Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul) yang mendorong desa-desa untuk mengoptimalkan potensi lokal, memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mengembangkan ekonomi berbasis kearifan lokal secara berkelanjutan.

“Kami berharap Desa Karang Pucung dapat menjadi contoh nyata bagaimana masyarakat desa mampu membangun daerahnya secara mandiri, inovatif, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045,” kata Syaiful.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung, Slamet Riyadi, menegaskan bahwa kemajuan Provinsi Lampung sangat ditentukan oleh kemajuan desa sebagai pusat kehidupan masyarakat.

“Sesungguhnya wajah Provinsi Lampung ada di desa. Jika desa maju, maka Lampung juga akan maju. Karena itu, pembangunan desa harus terus diperkuat melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Slamet.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Lampung saat ini terus mengakselerasi pembangunan desa melalui Program Desaku Maju guna mengurangi kesenjangan antara wilayah perkotaan dan perdesaan, terutama melalui pemerataan infrastruktur dasar dan peningkatan pelayanan masyarakat.

Selain itu, pemerintah provinsi juga mendorong hilirisasi pertanian berbasis inklusif di tingkat desa agar hasil pertanian memiliki nilai tambah lebih tinggi sekaligus membuka peluang kerja bagi generasi muda di pedesaan.

Melalui berbagai inovasi dan transformasi pembangunan yang telah dijalankan, Desa Karang Pucung diharapkan kembali menorehkan prestasi dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya dalam mewujudkan pembangunan yang mandiri, maju, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

FacebookPinterestXWhatsApp

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FacebookPinterestXWhatsApp
FacebookPinterestXWhatsApp
Exit mobile version