Lampung7.com – Metro | Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Metro Yerry Ehwan, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) yang bertemakan ‘Ketahanan Pangan Dalam Transformasi Ekonomi Kota Metro 2045′ pada Penyusunan RPJPD Kota Metro Tahun 2025-2045″, berlangsung di Ruang Rapat Bappeda Kota Metro, Selasa (10/10/2023).

Pada kesempatan tersebut, Yerry Ehwan menjelaskan bahwa diskusi ini membahas Focus Group Discussion (FGD) Bidang perekonomian terkait dengan proses penyusunan RPJPD yang sedang berjalan, yaitu rencana pemulihan sepanjang daerah Kota Metro 2025-2045.

“Sebelum pertemuan ini, beberapa waktu yang lalu kita juga pernah berkumpul di ruangan ini untuk menyempatkan tahapan-tahapan dalam penyusunan rancangan RPJPD, terkait dengan RPJPD yang ada di Kota Metro akan segera berakhir. Dimana kegiatan ini merumuskan penyusunan RPJPD 2025-2045 sebagai kegiatan yang dilakukan di seluruh Indonesia baik itu Kabupaten, kota, provinsi maupun nasional,” kata Yerry.

Terkait hal ini, akan dilakukannya pemilihan presiden 2024 dan juga Pilkada serentak di tahun 2024 pada bulan November.

“Jadi nanti para pimpinan terpilih, akan mengemban amanat melaksanakan program pembangunan ke depan dalam periodesasi 5 tahunannya yang dilakukan RPJMD atau RPJMN 5 tahunan. Sehingga, terkait dengan itu Kota Metro sebagai bagian dari NKRI tidak terlepas merumuskan RPJPD yang menyesuaikan kondisi wilayah,” ujar Yerry.

Selain itu juga, Yerry menyinggung terkait topik khusus pada kegiatan Focus Group Discussion untuk memastikan ketahanan pangan Kota Metro dengan segala aspeknya pada periodisasi 2025-2045, tetap eksis dan dapat mendorong transformasi ekonomi yang maju serta dapat memenuhi kebutuhan pangan di masa depan.

“Pemerintah Pusat berharap di tahun 2045 Indonesia itu memasuki masa Indonesia Emas 2045, dimana negara kita ditargetkan menjadi 5 besar perekonomian dunia yaitu negara maju dengan tingkat pendapatan yang lebih tinggi dari saat ini,” kata Yerry.

Ia juga mengharapkan dengan adanya pertemuan diskusi hari ini Pemerintah Kota Metro dapat memastikan, agar dalam proses perjalan 20 tahun ke depan dalam periode RPJPD sektor perekonomian dan ketahanan pangan Kota Metro semakin kuat.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Metro Anang Risgiyanto, menyampaikan bahwa tujuan dari diskusi hari ini adalah untuk mendapatkan input, pandangan dan gagasan serta persepsi yang sama dalam forum yang baik.

Terkait penyusunan rencana jangka panjang tahun 2025-2045 yang tertuang juga di dalam dokumen RPJPD Daerah Kota Metro yang disusaikan dengan RPJPD Provinsi dan RPJPN Nasional.

Pemerintah Kota Metro saat ini memulai menginput data terkait dengan proses penyusunan RPJPD Kota Metro 2025-2045 yang akan mulai dilakukan penyusunannya pada tahun 2024.

“Tapi 2023 ini harapannya kita sudah bisa melakukan penyusunan rancangan penyusunan ranwal ini. Salah satu nutrisinya mengundang ataupun membicarakan topik-topik tertentu yang akan dijadikan prinsip dalam penyusunan,” tegas Anang.

Anang Risgiyanto juga menyebutkan ada beberapa target yang sudah dilakukan RPJPD 2025, yang pertama mewujudkan perekonomian berbasis ekonomi kerakyatan dan potensi daerah.

“Kedepan bagaimana mewujudkan perekonomian yang afirmatif terhadap lingkungan atau sustainable yang punya tujuan untuk peningkatan produktivitas perekonomian lokal,” pintanya.

Sebagai Kepala Bappeda Kota Metro, dia juga meminta RPJPD 2025-2045 mengguat suspensi ketahanan pangan memenuhi transformasi ekonomi dan kemampuan kita menjaga strategi ketahanan pangan di Kota Metro.

“Hal tersebut harus di mulai dari Nasional, Provinsi dan Daerah yang telah menjadi satu kesatuan di dalam undang-undang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional,” pungkas Anang. | (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.