OJK Hadiri High Level Meeting TPID dan TPAKD Kabupaten Lampung Timur

Lampung Timur – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Lampung Timur yang digelar di Kantor Bupati Lampung Timur. Acara ini juga dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bank Indonesia (BI), serta Badan Pusat Statistik (BPS).

Dalam pertemuan tersebut, OJK memaparkan capaian TPAKD Lampung Timur sepanjang 2024 serta berbagai program inklusi dan literasi keuangan yang akan diterapkan pada 2025. Beberapa inisiatif yang telah dijalankan mencakup peningkatan akses permodalan bagi UMKM, sosialisasi layanan keuangan syariah, serta edukasi keuangan bagi masyarakat di berbagai sektor.

Salah satu program unggulan yang dibahas adalah Ekosistem Pesantren Inklusif Keuangan Syariah (EPIKS), yang bertujuan meningkatkan akses keuangan berbasis syariah di lingkungan pesantren. Dengan jumlah 210 pondok pesantren dan lebih dari 20 ribu santri, Lampung Timur dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi berbasis syariah.

“Program peningkatan inklusi dan literasi keuangan harus terus diperluas dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung, baik oleh pelaku usaha maupun masyarakat umum,” ujar Otto Fitriandy.

Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, menekankan bahwa peningkatan akses keuangan menjadi salah satu strategi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah Kabupaten Lampung Timur terus mengupayakan berbagai langkah strategis guna memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat, terutama di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

OJK juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan sektor swasta dalam memperkuat akses keuangan di daerah. Salah satu upaya yang didorong adalah penyediaan layanan keuangan yang lebih mudah diakses, termasuk melalui digitalisasi sistem keuangan dan program subsidi pemerintah daerah untuk sektor usaha.

“Dengan pertemuan ini, diharapkan program inklusi dan literasi keuangan di Lampung Timur semakin berkembang, sehingga masyarakat memiliki akses layanan keuangan yang lebih mudah dan aman. Akses keuangan yang lebih baik akan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang stabil dan berkelanjutan,” tutup Otto Fitriandy.

Hadirkan Cahaya Ramadhan bagi Keluarga Prasejahtera, PLN UP3 Kotabumi Sambung Listrik Gratis Lewat Program Light up the Dream

Tim PLN ULP Menggala berfoto bersama Lilik Suryani, warga Penawar Jaya, Tulang Bawang salah satu penerima bantuan Penyambungan Listrik Gratis

Lampung Utara – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kotabumi kembali merealisasikan penyambungan listrik gratis yang dikemas melalui Program Light up the Dream (LUTD) kepada 10 keluarga prasejahtera yang tersebar di wilayah kerja PLN UP3 Kotabumi.

Dikunjungi oleh tim PLN UP3 Kotabumi dan ULP Bumi Abung, Fajarwati, warga Sribasuki, Kotabumi, Lampung Utara menyampaikan ungkapan rasa syukurnya atas bantuan sambungan listrik gratis untuk rumahnya.

“Terima kasih kepada pihak PLN yang telah memberikan bantuan ini kepada keluarga saya sehingga akhirnya setelah kurang lebih 7 tahun saya tinggal disini akhirnya saya tidak perlu menyalur listrik dari tetangga lagi,” ujar Fajarwati.

Apresiasi juga disampaikan oleh Lilik Suryani, penerima sambungan listrik gratis di Penawar Jaya, Tulang Bawang kepada tim PLN ULP Menggala atas bantuan yang diterima oleh keluarganya.

“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada PLN, semoga di bulan yang penuh berkah ini bantuan yang diberikan juga selalu diberkahi dan pasti bantuan ini sangat bermanfaat untuk aktivitas sehari-hari kami dirumah,” ungkap Lilik Suryani.

Manager PLN UP3 Kotabumi, Abrar melaporkan bahwa pihaknya telah menyalakan sambungan listrik gratis kepada 10 keluarga prasejahtera yang tersebar di Lampung Utara, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Way Kanan.

“Program Light up the Dream merupakan wujud kepedulian dari pegawai PLN untuk masyarakat yang belum bisa menikmati sambungan listrik secara mandiri. PLN juga berkomitmen untuk terus merealisasikan program serupa atau bahkan lebih baik lagi guna mewujudkan hadirnya PLN di tengah masyarakat,” tutup Abrar.

Peduli Ramadhan, Polres Lampung Utara Gelar Bazar Ramadhan Polri Presisi dan Bagikan Bansos

Lampung Utara – Polres Lampung Utara menggelar Bazar Ramadhan Polri Presisi dan Baksos Ramadhan yang berlangsung di Mapolres setempat, Kamis (20/3/25).

Dalam kegiatan tersebut di hadiri Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, Pejabat Utama, Personel, Bhayangkari Polres Lampung Utara dan masyarakat sekitar.

Kegiatan ini berlangsung serentak seluruh Indonesia yang dipantau langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari Mako Polda Jawa Timur.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan paket Bazar Murah yang dibagikan kepada Anggota Polri Khususnya anggota Polres Lampung Utara dan merupakan bentuk kepedulian Polres Lampung Utara terhadap personel dan masyarakat di bulan suci Ramadhan.

“Ini adalah wujud nyata dari program Polri Presisi dalam mendukung kesejahteraan anggota serta membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Bazar Polri Presisi dan bakti sosial ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi anggota Polres Lampung Utara dan masyarakat, terutama dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. (Rizky)

Gubernur Mirza Prioritaskan Perbaikan Jalan Liwa–Batas Sumsel untuk Kelancaran Masyarakat Berlebaran

LAMPUNG – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal (Mirza) menginstruksikan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) segera menangani kerusakan ruas jalan provinsi Liwa–Batas Sumatera Selatan (Sumsel). Perbaikan ini merupakan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung meningkatkan kualitas infrastruktur jalan demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat di jalur itu. Langkah ini juga sekaligus menindaklanjuti keluhan warga atas kerusakan … Baca Selengkapnya

Pemkot Bandar Lampung Bantu Warga Lewat Baznas

Bandar Lampung – Jelang Idul Fitri, Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menyalurkan bantuan beras dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandar Lampung untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan beras yang disalurkan mencapai total 8.000 kilogram, dengan setiap keluarga menerima 5 kilogram beras. Rencananya, Dinas Sosial juga akan kembali menyalurkan bantuan pada hari Rabu dan Kamis mendatang.

“Kami memberikan bantuan ini kepada 20 kecamatan, semoga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Eva Dwiana.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Bandar Lampung, Ismail Soleh, menjelaskan bahwa total bantuan beras yang disalurkan mencapai 8 ton. Bantuan ini diperuntukkan bagi mustahik, yaitu mereka yang berhak menerima zakat, yang dibagi dalam 8 kriteria atau asnaf, seperti fakir, miskin, amil, ghorim, fisabilillah, ibnu sabil, dan mualaf.

“Zakat ini disalurkan sesuai dengan data warga yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan,” tambah Ismail.

Untuk dokumentasi kegiatan, masyarakat bisa melihatnya melalui Instagram Kominfo Bandar Lampung.

Bagikan Insentif 713 Guru Honorer di Kecamatan Natar, Bupati Egi Pinta Guru Tingkatkan Kualitas Pendidikan

LAMSEL, Natar – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama (Egi), mengingatkan para guru untuk bersungguh-sungguh meningkatkan kualitas pengajaran dan berkontribusi lebih nyata dalam mencetak generasi yang cerdas dan berkarakter.

Hal tersebut disampaikan Egi dalam penyaluran insentif tahap satu periode Januari – Februari 2025 bagi guru honorer di Kecamatan Natar yang berlangsung di SDN Bumi Sari, Kecamatan Natar, Jumat (21/3/2025).

Penyaluran insentif diserahkan secara simbolis oleh Bupati Egi kepada 713 Guru Honorer di Kecamatan Natar, dengan rincian 348 Guru Honor Negeri, 302 Guru Honor TK/PAUD dan 63 Operator Sekolah.
Kabar baiknya, insentif tahun 2025 mengalami kenaikan sebesar Rp100 ribu dari tahun sebelumnya. Sehingga, pada tahap satu ini, Guru Honor Negeri jenjang TK/PAUD mendapatkan senilai Rp600 ribu, SD/SMP senilai Rp800 ribu, dan Operator Sekolah senilai Rp600 ribu.

Bupati Egi mengatakan, kenaikan honor insentif tersebut bukan hanya sekedar apresiasi, tetapi juga bentuk dorongan bagi para guru untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Lampung Selatan.

Egi menyadari, pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama dalam kemajuan bangsa dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas pada tahun 2045. Dimana, semua itu tidak terlepas dari peran para guru.

“Saya pesan di Lampung Selatan, didik anak-anak bapak ibu sekalian dengan hati. Saya nggak mau dengar ada kekerasan, pelecehan seksual. Saya akan semaksimal mungkin untuk penuhi hak, tapi saya minta outputnya jelas dan terukur,” ujar Bupati Egi.

Tak hanya itu, Egi juga mengingatkan akan pentingnya mengikuti pelatihan yang dapat menambah wawasan dan kemampuan guru dalam mendidik para siswa/i di sekolah.

Dengan demikian, Egi berharap dapat meningkatkan kompetensi dan kualitas pengajaran di sekolah.

“Jangan hanya sekedar formalitas, betul-betul dijalankan pelatihan itu. Buat pelatihan yang akan mengasah kemampuan pendidik. Saya mau bapak ibu kalau pulang pelatihan dapat ilmu, bukan cuma ngambil amplop lalu pulang,” kata Bupati Egi.

Forum Backstagers Indonesia DPD Lampung Gelar Kegiatan Berkah Backstagers dan Santunan di SLB Dharmasari

Bandar Lampung – Pada 20 Maret 2025, Forum Backstagers Indonesia DPD Lampung menyelenggarakan kegiatan Berkah Backstagers yang diawali dengan penyaluran santunan serta penyampaian zakat mal dari Ketua Umum DPP Forum Backstagers Indonesia, Bapak Andro Rohmana Putra. Kegiatan ini berlangsung di Panti SLB Dharmasari, Kota Sepang, Bandar Lampung.

Ketua Backstagers DPD Lampung, Robby Sonny, menyampaikan bahwa Berkah Backstagers merupakan program nasional yang diinisiasi oleh DPP Backstagers sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, momentum Ramadan menjadi kesempatan yang tepat untuk berbagi kebaikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Panti SLB Dharmasari dipilih sebagai lokasi kegiatan ini karena termasuk dalam kategori panti yang sangat membutuhkan bantuan. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban para penghuni panti dan memberikan manfaat bagi mereka,” ujar Robby.

Selain kegiatan sosial, Backstagers DPD Lampung juga menggelar acara buka bersama di Unsilent Café yang dihadiri lebih dari 30 anggota. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan diskusi antara pengurus dan anggota, dengan salah satu fokus utama pembahasan adalah program edukasi bagi pelaku industri event di Lampung.

“Melihat semakin berkembangnya industri event di Lampung, kami menilai pentingnya peningkatan kapasitas SDM serta penguatan ekosistem yang mendukung industri ini. Oleh karena itu, kami berencana untuk segera menjalankan program edukasi agar dapat memberikan manfaat lebih luas bagi para pelaku event di daerah ini,” tambahnya.

Diharapkan, dalam waktu dekat program edukasi tersebut dapat segera terealisasi dan menjadi bagian dari komitmen Backstagers DPD Lampung dalam mendukung kemajuan industri event serta pemberdayaan SDM di wilayah Lampung.

FKIP Unila dan Disdikbud Lampung Perkuat Sinergi untuk Peningkatan Mutu Pendidikan

Lampung – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menerima audiensi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung dalam upaya memperkuat kerja sama di bidang pendidikan. Pertemuan ini berlangsung di Ruang Sidang FKIP Unila dan membahas berbagai bentuk kolaborasi strategis guna meningkatkan mutu pendidikan di Provinsi Lampung.

Audiensi ini dihadiri oleh Dekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd.; Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Hermi Yanzi, S.Pd., M.Pd.; serta para tenaga ahli dan tim kerja dekanat. Sementara itu, dari pihak Disdikbud Lampung, hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Thomas Amirico, S.STP, M.H., didampingi Sekretaris Dinas, kepala bidang, kepala cabang dinas, serta jajaran terkait.

Dalam pertemuan ini, salah satu program utama yang dibahas adalah mentoring yang akan dilakukan oleh mahasiswa FKIP Unila bagi guru dan siswa di daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Selain itu, juga disepakati program penempatan mahasiswa magang dengan kompetensi unggul di sekolah-sekolah yang membutuhkan tenaga pengajar berkualitas.

Kepala Disdikbud Lampung, Thomas Amirico, S.STP, M.H., menyampaikan harapannya agar mahasiswa FKIP Unila yang berprestasi dapat berperan aktif dalam program mentoring ini.

“Kami berharap mahasiswa dengan kompetensi tinggi dapat membantu siswa di berbagai sekolah dalam persiapan memasuki perguruan tinggi negeri. Selain itu, mahasiswa magang dari FKIP Unila juga diharapkan dapat ditempatkan di daerah yang membutuhkan tenaga pengajar berkualitas,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Dekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., menegaskan bahwa FKIP Unila memiliki lebih dari 300 dosen, termasuk 19 profesor dan lebih dari 60 doktor dengan berbagai keahlian di bidang pendidikan.

“Kami siap menugaskan dosen dan mahasiswa untuk berkontribusi dalam program mentoring ini. Program ini harus dirancang dengan baik agar tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di Lampung,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa setiap tahunnya FKIP Unila mengirimkan lebih dari 1.800 mahasiswa untuk melaksanakan program magang di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA sederajat. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan mahasiswa FKIP Unila dapat lebih berperan dalam peningkatan kualitas pendidikan di Provinsi Lampung serta membantu mempersiapkan generasi muda yang siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Audiensi ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi yang lebih kuat antara FKIP Unila dan Disdikbud Lampung. Kedua pihak sepakat untuk merancang program mentoring, magang, serta peningkatan kompetensi guru secara lebih terstruktur agar manfaat yang dihasilkan dapat lebih maksimal bagi para tenaga pendidik dan siswa di Lampung.

 

PLN dan Polres Kaur Bersinergi Antisipasi Gangguan Listrik dan Pemadaman

KAUR, BENGKULU – PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Bintuhan terus memperkuat koordinasi dengan Polres Kaur untuk mengatasi gangguan listrik yang sering dikeluhkan masyarakat. Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kasat Intelkam Polres Kaur, AKP Ahmad Khairuman, Kamis (20/3/2025), Manager PLN ULP Bintuhan, Tiar Harris Yudhistira, menekankan pentingnya kerja sama dalam menjaga keamanan jaringan listrik di Kabupaten Kaur.

Tiar Harris menyampaikan apresiasi atas dukungan Polres Kaur dalam menjaga kelancaran pasokan listrik. “Kami sangat berterima kasih atas sinergi ini. Keamanan jaringan listrik sangat penting agar masyarakat dapat menikmati listrik yang stabil dan andal,” ujarnya.

Selain pengamanan, PLN juga mengimbau masyarakat untuk mengizinkan pemangkasan atau penebangan pohon yang berpotensi mengganggu jaringan listrik guna menghindari risiko bahaya dan pemadaman. “Kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjaga kelancaran distribusi listrik demi keselamatan bersama,” tambah Tiar Harris.

Salah satu penyebab utama pemadaman di wilayah Kaur adalah gangguan dari hewan yang naik ke kabel listrik. PLN berkomitmen melakukan upaya preventif guna meminimalkan gangguan tersebut.

Menanggapi hal ini, AKP Ahmad Khairuman mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan potensi gangguan listrik kepada PLN atau kepolisian agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat. “Jika ada hal mencurigakan atau potensi gangguan, segera laporkan agar dapat segera diatasi,” imbaunya.

Diharapkan, sinergi antara PLN ULP Bintuhan dan Polres Kaur semakin erat, sehingga masyarakat dapat menikmati layanan listrik yang lebih aman dan stabil tanpa gangguan.

Mengenal Arti Somasi: Teguran Hukum Sebelum Gugatan

Mengenal Arti Somasi: Teguran Hukum Sebelum Gugatan

Dalam dunia hukum, istilah somasi sering digunakan sebagai bentuk peringatan atau teguran tertulis yang diberikan oleh satu pihak kepada pihak lain sebelum mengajukan gugatan ke pengadilan. Somasi bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada pihak yang bersangkutan agar memenuhi kewajibannya atau menyelesaikan permasalahan secara damai tanpa perlu melalui proses hukum lebih lanjut.

Apa Itu Somasi?

Somasi adalah teguran resmi yang diajukan secara tertulis oleh seseorang atau badan hukum kepada pihak lain yang dianggap melanggar perjanjian, kewajiban, atau melakukan tindakan yang merugikan. Somasi biasanya diberikan sebelum dilakukan upaya hukum lebih lanjut, seperti gugatan perdata.

Menurut Pasal 1238 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata), seseorang dianggap lalai dalam memenuhi kewajibannya jika telah diberikan somasi, kecuali jika dalam perjanjian telah ditentukan batas waktu tertentu untuk pemenuhan kewajiban tersebut.

Fungsi dan Tujuan Somasi

  1. Memberi Peringatan
    Somasi bertujuan untuk memberi peringatan kepada pihak yang dianggap wanprestasi (ingkar janji) agar segera memenuhi kewajibannya.

  2. Upaya Penyelesaian Damai
    Sebelum membawa kasus ke pengadilan, somasi berfungsi sebagai upaya penyelesaian secara kekeluargaan atau negosiasi antara kedua belah pihak.

  3. Dokumen Pendukung dalam Gugatan
    Jika permasalahan tidak dapat diselesaikan dan harus masuk ke pengadilan, somasi dapat menjadi bukti bahwa upaya perdamaian telah dilakukan.

Format dan Isi Somasi

Somasi biasanya memuat hal-hal berikut:

  • Identitas pengirim dan penerima somasi

  • Dasar hukum yang menjadi alasan pengiriman somasi

  • Kronologi peristiwa yang melatarbelakangi somasi

  • Tuntutan yang harus dipenuhi oleh pihak yang menerima somasi

  • Tenggat waktu untuk merespons atau menyelesaikan masalah

  • Konsekuensi hukum jika somasi tidak diindahkan

Somasi umumnya diberikan dalam bentuk surat resmi yang dikirimkan langsung atau melalui jasa pengacara. Jika dalam jangka waktu tertentu pihak yang disomasi tidak memberikan tanggapan atau menyelesaikan kewajibannya, pengirim somasi dapat melanjutkan langkah hukum dengan mengajukan gugatan ke pengadilan.

Contoh Kasus Somasi

Sebagai contoh, seorang penyewa yang menunggak pembayaran sewa selama beberapa bulan dapat menerima somasi dari pemilik rumah. Jika setelah menerima somasi penyewa tetap tidak membayar, pemilik rumah dapat membawa kasus ini ke pengadilan untuk meminta penyelesaian hukum.

Somasi juga sering terjadi dalam kasus pencemaran nama baik, utang-piutang, atau pelanggaran hak cipta.

Kesimpulan

Somasi merupakan langkah awal yang penting dalam menyelesaikan sengketa hukum secara damai sebelum berlanjut ke pengadilan. Oleh karena itu, memahami arti dan prosedur somasi dapat membantu individu atau perusahaan dalam menghadapi permasalahan hukum dengan lebih bijak dan efektif.