Kegiatan yang dimulai pukul 06.00 WIB ini dihadiri seluruh mahasiswa yang akan mengikuti KKN pada Januari 2024 mendatang.

Turut hadir para wakil rektor, Direktur Pascasarjana, para ketua lembaga, para dekan, Pengelola Sentra KKN, dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) sebagai bukti kepedulian kepada lingkungan Unila.

Baktiku Unilaku merupakan wujud pengabdian mahasiswa melalui penanaman pohon di area kampus Unila guna mendukung Hari Pohon sedunia. Hal ini juga salah satu bentuk kepedulian terhadap kampus untuk mewujudkan kampus terdepan dalam menjaga dan peduli terhadap lingkungan.

Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., menyampaikan pedoman dalam kegiatan ini. KKN Periode I Tahun 2024, katanya, berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“Program ini merupakan suatu terobosan baru di mana program KKN disebut sebagai KKN MBKM akan disinergikan dalam kegiatan KKN yang tergabung dalam satu waktu,” ujarnya.

Terobosan ini merupakan konsep baru yang diinisiasi Rektor dan dimotori Sentra KKN Unila. Lima ribu seratus sembilan puluh tiga mahasiswa akan mengikuti pelaksanaan KKN MBKM yang tersebar di enam kabupaten.

Prof. Lusi juga mengajak sivitas akademika Unila dan stakeholder untuk bersama-sama berjuang mencapai cita-cita Unila. “Saya yakin kita bisa berkontribusi maksimal dan mampu menjadi potongan puzzle untuk melengkapi kekurangan yang saat ini kita hadapi,” imbuhnya.

Baktiku Unilaku ditutup dengan kegiatan bersih-bersih bersama para mahasiswa di sekitar lingkungan kampus Unila. | redk

Tulis Komentar Anda