Lompat ke konten
Selamat Membaca Wali Kota Eva Dwiana Serahkan Bantuan Telur untuk Cegah Stunting di Bandar Lampung

Wali Kota Eva Dwiana Serahkan Bantuan Telur untuk Cegah Stunting di Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menyerahkan secara langsung Bantuan Telur Tahun 2026 dalam rangka pemenuhan gizi bagi keluarga berisiko stunting di Kota Bandar Lampung.

Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung di Aula Gedung Semergou, Selasa (9/6/2026), dan dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota Bandar Lampung, tenaga kesehatan, kader posyandu, serta para penerima manfaat.

Bantuan telur diberikan kepada keluarga yang memiliki balita, ibu hamil, dan ibu menyusui yang masuk dalam kategori berisiko stunting. Program ini merupakan salah satu upaya konkret Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam mempercepat penurunan angka stunting melalui pemenuhan kebutuhan gizi, khususnya protein hewani bagi kelompok rentan.

Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana mengatakan bahwa telur dipilih sebagai bantuan karena memiliki kandungan protein yang tinggi, mudah diperoleh, serta terjangkau bagi masyarakat.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan gizi yang baik sejak dini menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya stunting pada anak.

“Telur ini kecil, tetapi manfaatnya sangat besar untuk tumbuh kembang anak. Saya berpesan kepada ibu-ibu agar bantuan ini dikonsumsi oleh keluarga, terutama anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui. Jangan dijual, karena manfaatnya sangat penting untuk kesehatan dan kecerdasan anak,” ujar Eva Dwiana.

Ia menjelaskan bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Pada periode tersebut, pemenuhan nutrisi yang cukup sangat menentukan pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak.

“Stunting bisa dicegah apabila kebutuhan gizi anak terpenuhi dengan baik sejak awal kehidupan. Karena itu, pemerintah terus berupaya memberikan dukungan kepada keluarga yang membutuhkan agar anak-anak kita tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Program bantuan telur ini menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mendukung program nasional percepatan penurunan stunting.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader posyandu, serta masyarakat, diharapkan angka stunting di Kota Bandar Lampung dapat terus ditekan sehingga tercipta generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *