Bupati Kaur Serahkan 38 Alsintan untuk Brigade Pangan, Perkuat Swasembada Pangan Nasional

KAUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur terus memperkuat sektor pertanian melalui modernisasi alat pertanian guna mendukung program swasembada pangan nasional. Komitmen tersebut diwujudkan dengan penyerahan 38 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada enam Brigade Pangan oleh Bupati Kaur, Gusril Pausi, di halaman Dinas Pertanian Kabupaten Kaur, Selasa (30/6/2026).
Penyerahan bantuan turut dihadiri Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bengkulu Dr. Shannora Yuliasari, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), penyuluh pertanian, serta anggota Brigade Pangan dari berbagai kecamatan.
Bupati Gusril Pausi mengatakan bantuan alsintan merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah dalam mempercepat modernisasi pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas petani untuk mewujudkan swasembada pangan nasional.
Menurutnya, Brigade Pangan merupakan program Kementerian Pertanian RI yang bertujuan memberdayakan generasi muda mengelola usaha tani secara modern, profesional, dan berorientasi bisnis. Setiap Brigade Pangan beranggotakan 15 orang dengan cakupan pengelolaan lahan sekitar 200 hektare.
“Alhamdulillah, hari ini kita dapat menyerahkan bantuan alsintan kepada Brigade Pangan. Saya berharap seluruh bantuan ini dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujar Gusril.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan BRMP Bengkulu yang telah mengalokasikan bantuan alsintan bagi Kabupaten Kaur.
Menurut Gusril, kebutuhan alsintan di Kabupaten Kaur masih cukup besar. Oleh karena itu, pemerintah daerah berharap mendapatkan tambahan alokasi bantuan pada masa mendatang agar semakin banyak kelompok tani yang dapat merasakan manfaat mekanisasi pertanian.
“Kami berharap bantuan alsintan ke depan dapat kembali dialokasikan ke Kabupaten Kaur dengan jumlah yang lebih banyak, karena masih ada sejumlah kelompok tani yang belum menerima bantuan,” katanya.
Bupati optimistis modernisasi pertanian melalui dukungan alsintan akan mempercepat peningkatan produksi pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Ia juga menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan saat ini memang belum menjangkau seluruh wilayah. Menurutnya, hal tersebut bukan karena adanya perlakuan khusus, melainkan masih ada beberapa kecamatan yang belum memiliki Brigade Pangan dengan legalitas sesuai ketentuan.
“Ke depan kita akan mendorong seluruh kecamatan segera membentuk Brigade Pangan agar bantuan alsintan dapat disalurkan secara merata sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kaur, Dodi Haryono, menjelaskan bantuan diberikan kepada enam Brigade Pangan, yakni Brigade Pangan Berjaya Kecamatan Tanjung Kemuning, Brigade Pangan Serasi Kecamatan Kelam Tengah, Brigade Pangan Pagulu Bersatu Kecamatan Padang Guci Hulu, Brigade Pangan Kaur Utara Berjaya Kecamatan Kaur Utara, Brigade Pangan Pagulir Indah Kecamatan Padang Guci Hilir, dan Brigade Pangan Kinal Indah Kecamatan Kinal.
Sebanyak 38 unit alsintan yang disalurkan terdiri dari empat unit traktor roda crawler, 10 unit hand traktor, 12 unit pompa air, dan 12 unit rice transplanter yang akan digunakan untuk mendukung proses pengolahan lahan, irigasi, hingga penanaman.
Dodi menambahkan, seluruh operator Brigade Pangan telah mendapatkan pelatihan khusus sehingga penggunaan dan perawatan alsintan dapat dilakukan secara optimal.
Ke depan, Dinas Pertanian Kabupaten Kaur juga akan mengusulkan tambahan bantuan alsintan kepada Kementerian Pertanian dengan sasaran kelompok tani di luar Brigade Pangan agar manfaat mekanisasi pertanian dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.