Lompat ke konten

Rektor Unila dan Pimpinan PTS Hadiri Raker LLDikti Wilayah II

(Unila): Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., dan Wakil Rektor Bidang Akademik Unila Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, M.T., menghadiri pembukaan Rapat Kerja Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta di Lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIkti) Wilayah II. Acara prestisius ini berlangsung di Ballroom Hotel Novotel Lampung, Jumat malam, 15 September 2023.

Kegiatan bertujuan untuk mengangkat tema “Semarak MBKM untuk Melahirkan Generasi Unggul” dan dibuka serta dihadiri langsung Dirjen Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Ristek Dr. Ir. Kiki Yuliati, M.Sc.

Rapat kerja juga dihadiri para pimpinan perguruan tinggi swasta (PTS) di LLDikti Wilayah II yang mencakup wilayah Bengkulu, Lampung, Sumatra Selatan, dan Bangka Belitung. Totalnya, terdapat 181 PTS yang mengambil bagian dalam acara ini. Para pimpinan PTS yang hadir akan berpartisipasi dalam rapat hingga 19 September 2023. [Imam Gunawan]

The post Rektor dan Pimpinan PTS Hadiri Raker LLDikti Wilayah II appeared first on Universitas Lampung.

Mahasiswa Magang Unila Ikuti Pelestari Kebudayaan Beragam MSIB

(Unila): Kebudayaan merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia. Melalui kebudayaan, suatu masyarakat dapat memperoleh identitasnya, mewariskan nilai-nilai budaya kepada generasi berikutnya, dan menciptakan keberagaman yang kaya dan menarik.

Alasan inilah yang membuat Rafly Ghanyy mengikuti Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) batch lima tahun 2023. Rafly melakukan magang selama satu semester di mitra Direktorat Perlindungan Kebudayaan pada Bidang Asisten Pendata Objek Pemajuan Kebudayaan.

Rafly ditempatkan pada Badan Pelestarian Kebudayaan Wilayah VII Provinsi Bengkulu dan Lampung. Ia bertugas sebagai asisten pendata yang mendata objek warisan budaya tak benda di lima kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu.

“Saya tertarik pada peran ini karena percaya bahwa pemajuan kebudayaan penting dalam menjaga keragaman dan kekayaan budaya suatu masyarakat. Sebagai asisten pendata, saya memiliki kesempatan untuk terlibat dalam proses pengumpulan data mengenai objek-objek pemajuan kebudayaan, seperti warisan bersejarah, tradisi lokal, dan warisan seni,” jelasnya.

Secara rinci Rafly bertugas untuk melakukan empat upaya seperti perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan objek pemajuan kebudayaan, serta melakukan pembinaan terhadap sumber daya manusia kebudayaan.

Ia menjelaskan, untuk kegiatan pelindungan, mahasiswa Jurusan Sosiologi FISIP Unila ini  melakukan pendataan objek pemajuan, pendokumentasian, pemutakhiran data, revitalisasi, publikasi, dan melengkapi dokumen usul penetapan warisan budaya tak benda, yang akan dimasukkan pada sistem data pokok kebudayaan (Dapobud).

Untuk kegiatan pengembangan, ia melakukan kegiatan seperti diseminasi, diaspora, membuat kajian ilmiah dan metode-metode kajian, serta pengayaan keragaman dengan aspek asimilasi, adaptasi, inovasi, dan akulturasi.

Selanjutnya pada kegiatan pemanfaatan, ia melakukan internalisasi nilai budaya, inovasi, peningkatan adaptasi menghadapi perubahan, komunikasi lintas budaya, dan kolaborasi antarbudaya.

Kemudian pada pengolahan objek pemajuan kebudayaan (OPK) menjadi produk industri, perdagangan dan pariwisata dengan tetap memperhatikan, menjaga nilai keluhuran, serta kearifan unsur-unsur kebudayaan terkait, sekaligus diplomasi budaya dan peningkatan kerja sama internasional di bidang kebudayaan.

Dalam kegiatan pembinaan, Rafly turut serta melakukan sosialisasi kebijakan bidang kebudayaan seperti sosialisasi pendataan OPK, bimbingan teknis pengelolaan OPK, pembekalan teknis pendokumentasian, registrasi lembaga dan pranata kebudayaan, serta fasilitasi dan kemitraan, antara lain membantu verval usulan, pelaksanaan kegiatan, penyiapan sarpras, dan publikasi di media.

“Magang sebagai asisten pendata objek pemajuan kebudayaan merupakan kesempatan luar biasa bagi saya untuk terlibat secara aktif dalam pelestarian dan pengembangan kebudayaan. Magang ini akan menjadi peluang berharga bagi saya untuk memperluas pemahaman tentang aspek teknis dan administratif terkait pemajuan kebudayaan,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu pula Rafly mengungkapkan keinginannya berkontribusi dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang nilai-nilai budaya mereka sendiri dan mempromosikan toleransi serta penghargaan terhadap kebudayaan yang berbeda.

Ia juga ingin merancang program edukasi dan kesadaran masyarakat yang bertujuan untuk memperkuat hubungan antara manusia dan kebudayaan.

“Saya siap untuk belajar, berkolaborasi, dan berkontribusi dalam upaya pemajuan kebudayaan berkelanjutan, sehingga generasi mendatang dapat terus menikmati dan menghargai keberagaman budaya yang kita miliki,” ungkapnya antusias.

Dengan segudang pengalaman berharga di Program MSIB batch lima, Rafly yakin dapat lebih memahami proses kerja di lapangan secara mendalam. Lewat program ini, mahasiswa angkatan 2021 itu juga memperoleh pengetahuan lebih mendalam tentang berbagai aspek kebudayaan, seperti seni, tradisi, bahasa, dan adat istiadat masyarakat.

Di sisi lain, dengan banyaknya interaksi yang ia lakukan secara langsung menjadi kesempatan baginya belajar cara berkomunikasi dengan berbagai pihak terkait. Termasuk dengan masyarakat lokal, para ahli kebudayaan, dan rekan magang lainnya. Keterampilan ini sangat membantunya mengembangkan keterampilan komunikasi interpersonal.

Lebih jauh Rafly menceritakan, ia akan terlibat dalam proses penelitian untuk mengumpulkan data terkait objek pemajuan kebudayaan. Keterlibatannya dalam penelitian diharapkan dapat memperkuat pemahaman dan keterampilannya dalam melakukan penelitian.

Program MSIB batch lima menjadi pengalaman berkesan bagi Rafly. Selain untuk meningkatkan kapasitas diri, ia mendapatkan kesempatan untuk berperan aktif melestarikan budaya dan mengedukasi pentingnya menjaga nilai-nilai budaya ke masyarakat.

“Magang memberikan saya kesempatan untuk membangun jaringan profesional di bidang kebudayaan. Saya juga belajar proses administrasi terkait pemajuan kebudayaan serta belajar cara mengelola waktu dengan efektif untuk menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan,” katanya. [Angelino Vinanti Sonjaya]

The post Rafly Magang Pelestari Kebudayaan Beragam MSIB appeared first on Universitas Lampung.

Laman: 1 2 3

Unila Lepas 8 Mahasiswanya ke Universiti Malaya

(Unila): Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) mengadakan pelepasan delapan mahasiswa untuk mengikuti Student Mobility Program di Universiti Malaya.

Mereka terbagi atas enam mahasiswa jurusan biologi dan dua mahasiswa jurusan ilmu komputer. Kedelapan mahasiswa ini akan mengikuti student mobility program yang berlangsung selama tujuh hari, mulai 17 hingga 24 September 2023.

Pelepasan berlangsung mulai pukul 15.00 WIB. Turut hadir Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si., Dekan FMIPA Dr. Eng. Heri Satria, S.Si., M.Si., para wakil dekan, kepala UPT PKLI, serta kajur Biologi dan Ilmu Komputer.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FMIPA Dr. rer. nat. Roniyus Marjunus, S.Si., M.Si., dalam laporannya menyampaikan, ini merupakan partisipasi kedua FMIPA Unila mengikuti student mobility program. Sebelumnya, program serupa telah dilaksanakan pada Januari 2019 dengan Universiti Teknologi Malaysia.

Dalam sambutannya, Dekan FMIPA Dr. Heri Satria menyampaikan harapannya agar mahasiswa yang berpartisipasi pada program ini dapat memperoleh banyak pengetahuan dan pengalaman sehingga dapat membawa kemajuan bagi Unila.

“Saya berharap agar student mobility program ini dapat menjadi sebuah tradisi yang terus berlanjut untuk mendukung perbaikan FMIPA dan Unila,” tambahnya.

Selanjutnya Rektor Unila Prof. Lusmeilia Afriani memberikan sambutannya sekaligus melepas para mahasiswa yang akan mengikuti program ini.

Prof. Lusi menyebutkan, program ini merupakan bukti kepercayaan dari Universiti Malaya, yang merupakan Top 100 QS World University Rankings, terhadap Unila. Ia berharap, para mahasiswa dapat memanfaatkan waktu tujuh hari di Universiti Malaya dengan optimal.

“Universiti Malaya menaruh kepercayaan kepada Unila dengan adanya program ini. Mudah-mudahan para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini semaksimal mungkin,” ujarnya. [Magang_Zukhruffina Wilda Brilliant]

Daftar nama mahasiswa yang mengikuti program ini:
1. Lucky Adi Tama (Biologi Terapan 2020)
2. Dwiki Renda Nugraha (Biologi 2020)
3. Rifaldi Iqbal Yadiansyah (Biologi Terapan 2020)
4. Ariyantito Akbar (Biologi 2020)
5. Siti Zalma (Biologi 2020)
6. Angeline Sekar Ningrum (Biologi Terapan 2021)
7. Putri Santika Mayangsari (Ilmu Komputer 2020)
8. Irma Azizah (Ilmu Komputer 2020)

 

 

The post Unila Lepas Delapan Mahasiswa ke Universiti Malaya appeared first on Universitas Lampung.