Koramil 410-02/TBS Bagi-bagi Air Bersih Untuk Warga Terdampak Musim Kemarau
LAMPUNG7COM | Sebagai wujud kepedulian Koramil 02/TBS Kodim 0410 Kota Bandar Lampung memberikan bantuan air…
LAMPUNG7COM | Sebagai wujud kepedulian Koramil 02/TBS Kodim 0410 Kota Bandar Lampung memberikan bantuan air…
LAMPUNG7COM | Satuan Reserse Narkoba Polres Metro melakukan penangkapan tiga pemuda penyalahguna narkotika jenis sabu…
LAMPUNG7COM | TEKAB 308 Sat Reskrim Polres Way Kanan meringkus diduga pelaku Penipuan atau Penggelapan…
LAMPUNG7COM | Indonesia dibangun dari semangat hidup dalam kemajemukan, setidaknya sejak dari masa Majapahit abad…
(Unila): Bagi mahasiswa dan dosen, melakukan penelitian untuk tugas akhir atau publikasi jurnal adalah hal yang umum. Salah satu tantangan utama dalam proses ini adalah mencari responden yang sesuai untuk mengisi kuesioner penelitian.
Melalui hasil observasi lapangan, diketahui banyak mahasiswa mengalami kesulitan mencari responden asli (bukan bot) yang mau berpartisipasi, dan hal ini menghambat kemajuan penelitian mereka.
Namun, solusi untuk masalah ini telah hadir dalam bentuk Quision, sebuah platform inovatif yang menghubungkan peneliti dengan responden. Melalui Quision, mahasiswa dan dosen tidak lagi perlu bersusah payah menyebarkan kuesioner satu per satu.
Platform ini menawarkan pendekatan yang berbeda dengan jasa-jasa isi kuesioner lainnya yang sering kali mengandalkan bot atau hanya memiliki satu kelompok responden, yang dapat menghasilkan data yang kurang akurat.
Dengan menggunakan Quision, peneliti dapat langsung terhubung dengan responden, memungkinkan pengisian kuesioner menjadi lebih cepat, akurat, dan tepat. Quision juga menawarkan tarif yang bersaing dengan jasa isi kuesioner lainnya, dengan biaya hanya Rp1.500 per responden.
Salah satu keunggulan lainnya yakni kemampuan peneliti untuk memfilter responden berdasarkan kriteria tertentu, seperti lokasi geografis, jenis kelamin, dan lain-lain, sehingga hasil penelitian lebih akurat dan relevan.
Platform Quision terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia yang ingin bergabung. Pengguna dapat berperan sebagai peneliti yang menerbitkan kuesioner mereka, atau sebagai responden yang mengisi kuesioner penelitian.
Responden yang berpartisipasi dalam kuesioner penelitian akan diberikan reward berupa koin yang dapat dicairkan menjadi uang melalui dompet digital, meningkatkan motivasi responden untuk berpartisipasi aktif dalam penelitian.
Quision merupakan hasil dari kolaborasi mahasiswa dan dosen Universitas Lampung (Unila) yang berhasil mendapatkan pendanaan dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kewirausahaan Kemenristekdikti.
Tim terdiri dari Bella Amanda Iswahyudi (THP 2020), Febrina Amela Valentina (Akuntansi 2020), Raihan Ferdyanza (Teknik Informatika 2020), Hafizh Zaghlul Rizal (Teknik Informatika 2020), dan Afrizal Yogi Pratama (Teknik Informatika 2020), dengan dukungan dari dosen pendamping Esa Ghanim Fadhalah, S.Pi., M.Si. (THP).
“Kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk turut serta dalam penelitian yang sedang berlangsung di Indonesia,” ujar tim Quision.
Platform ini dapat diakses melalui laman resmi mereka di https://quision.id/ dan juga di instagram serta TikTok dengan akun Quision_id yang memberikan konten edukatif. Quision diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara masyarakat dan peneliti untuk bersama-sama memajukan ilmu pengetahuan. [Rilis]
The post Quision, Solusi Cerdas Penelitian Online Buatan Mahasiswa appeared first on Universitas Lampung.
(Unila): Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan the 6th International Conference of Economics, Business, and Entrepreneurship (ICEBE) Rabu hingga Kamis, 13 – 14 September 2023.
Acara bertajuk Echoing the Financial and Digital Transformation to Support Inclusive Economic Growth dibuka secara resmi Wakil Rektor bidang Umum dan Keuangan Unila Prof. Rudy, S.H., LL.M., LL.D., di Hotel Radisson, Bandarlampung.
ICEBE tahun ini membahas tentang inovasi keuangan, termasuk pemeriksaan perkembangan terkini dalam teknologi keuangan, blockchain, dan cryptocurrency, yang membentuk kembali praktik perbankan dan investasi tradisional.
Selain itu konferensi ini akan membahas dampak digitalisasi otomatisasi dan kecerdasan buatan dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Prof. Rudy dalam sambutannya mengatakan, tema konferensi kali ini sangat sesuai dengan lansekap global saat ini. Perpaduan antara keuangan dan teknologi digital mendorong perubahan luar biasa dalam dunia perdagangan, ekonomi, dan masyarakat.
“Sudah menjadi kewajiban kita, sebagai cendekiawan dan pemimpin untuk dapat beradaptasi dan memanfaatkan gelombang transformatif ini guna menciptakan masa depan sejahtera,” ujarnya.
Selanjutnya, Dekan FEB Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si, mengatakan, adanya inovasi dan transformasi digital keuangan dapat dinikmati setiap sektor masyarakat, serta dapat mendorong kemitraan dan kerja sama internasional untuk meningkatkan potensi teknologi demi kemajuan bersama.
Sementara itu, Arif Darmawan, S.E., M.A., selaku Ketua Panitia ICEBE dalam laporannya mengatakan, terdapat lebih dari 82 artikel telah dikirim peserta yang berasal dari berbagai negara di dunia.
Hasil dari konferensi ini, terutama semua artikel yang diterima dan dipresentasikan, akan dipublikasikan di European Digital Library Part of European Innovation and EBSCO and DOAJ/ProQuest.
“Artikel selanjutnya akan dipilih untuk dipublikasikan di jurnal internasional Scopus Q-3 dan jurnal nasional terakreditasi,” ujarnya.
ICEBE tahun ini menghadirkan pembicara utama dari negara Malaysia, Turki, Filipina, Rusia, dan Indonesia.
Keynote speaker meliputi Bambang Hermanto selaku Kepala OJK Provinsi Lampung, Prof. Dr. Imbarine Bujang, ASDK, ADK Professor in Financial Economics University of Technology Mara (UiTM) Malaysia, Dr. Serkan Yuksel selaku Head of Department in Istanbul Financial Center, The Presidency of the Republic of Turkey
Selanjutnya Dr. Robin Michael Garcia, selaku CEO of WR Advisory Group, Philippines, Dr. George Varlamov selaku Associate Professor in International Finance Trade University of Management, Technologies, and Economics, St. Petersburg, Russia, serta Dr. Ernie Hendrawaty selaku Associate Professor in Finance, Vice Dean of Academics Affairs, Faculty of Economics and Business, Universitas Lampung
Usai sesi pemaparan materi keynote speaker, para peserta melanjutkan kegiatan pada pararel session dan mempresentasikan hasil riset yang telah dilakukan.
Diharapkan konferensi ini dapat menjadi ruang diskusi positif dalam menghasilkan ide dan inovasi yang berguna dalam ruang lingkup pekerjaan dan penelitian untuk menuju masa depan yang inklusif, unggul, dan sejahtera. [Daffa Alsa Pradika]
The post FEB Gelar ICEBE Bahas Inovasi dan Teknologi Keuangan appeared first on Universitas Lampung.