Istri Dibunuh lalu Dicor Suami, Baru Terungkap 5 Tahun Kemudian

Istri Dibunuh lalu Dicor Suami, Baru Terungkap 5 Tahun Kemudian

Vivi (17 tahun), gadis di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), datang ke polisi lalu melaporkan penganiayaan yang dialaminya. Pelaku adalah Hengki Talik (43), ayah kandungnya.

Saat bertutur ke polisi, Vivi kemudian mengungkapkan hal yang mencengangkan: Ibu kandungnya, Jumatia, telah dibunuh oleh Hengki pada tahun 2018 dan jasadnya dicor di dalam rumah.

Rumah itu berada di Jalan Kandea, Kecamatan Bontoala.

Pada Minggu (14/4), Tim Polda Sulsel pun menggeruduk rumah tersebut dan benar saja: Ditemukan tulang-belulang manusia yang diduga adalah Jumatia.

“Lokasi penemuan itu di belakang rumah, semacam kubangan berdiameter 1 meter,” kata Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Andi Rian Djajadi, Minggu (14/4).

Hengki Ditangkap, Apa Motifnya?

Hengki pun ditangkap. Kepada polisi, Hengki mengakui membunuh istrinya itu pada tahun 2018.

Polisi pun mendalami motif pembunuhan itu, dan ternyata adalah perasaan cemburu.

“Saya cemburu dan emosi sehingga saya bunuh,” kata Hengki kepada polisi di depan wartawan.

Hengki melanjutkan, “Saya curigai, dia (istrinya) ketemu sama mantan pacarnya di Lorong 1. Dan saat itu saya tanya tapi dia tidak mau mengaku.”

“Saya pukul pakai tangan dada dan perutnya. Saya juga pukul pakai balok kayu kepalanya,” kata Hengki.

Adegan Cor

Adegan cor itu pun ia ceritakan:

“Saya taruh di belakang rumah, saya timbun pakai pasir, kasih semen di atasnya. Jadi tidak saya gali, memang kubangannya sudah ada di situ, tanah kosong memang di belakang (rumah), ada lubang,” kata Hengki.

5 Tahun Berbohong

Bagaimana bisa 5 tahun ini Hengki menutupi pembunuhan itu?

“Saya bilang bahwa istri pergi sama laki-laki lain,” kata Hengki.


Eksplorasi konten lain dari LAMPUNG7.COM

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

    Tulis Komentar Anda