Lompat ke konten
Rektor Lepas Kontingen Mahasiswa Lampung ke Pomnas XVIII

Rektor Lepas Kontingen Mahasiswa Lampung ke Pomnas XVIII

(Unila): Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., selaku Ketua Dewan Penasihat Badan Pembina Olah Raga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Lampung melepas kontingen mahasiswa Provinsi Lampung yang akan mengikuti Pekan Olah Raga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XVIII/2023 di Kalimantan Selatan, pekan depan.

Pelepasan kontingen Lampung pada Pomnas XVIII/2023 dilakukan di ruang sidang utama lantai dua Rektorat Unila, Rabu, 8 November 2023.

Pomnas akan diselenggarakan selama sepuluh hari mulai 12 hingga 22 November 2023 pada tiga kota/kabupaten di Kalimantan Selatan, yakni di Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Tanah Laut, dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Prof. Lusi dalam sambutannya menekankan, para kontingen bukan hanya berlomba, namun juga membawa nama baik Provinsi Lampung sehingga para mahasiswa dapat menunjukkan prestasi serta menjaga nama baik almamater serta Provinsi Lampung.

Ia juga menyatakan, Pomnas merupakan ajang bergengsi yang setiap tahun diadakan untuk mahasiswa di seluruh Indonesia. “Pomnas adalah salah satu ajang bergengsi yang diadakan setiap tahun, sehingga menjadi kesempatan emas untuk menunjukkan prestasi yang sangat luar biasa,” ujarnya.

Lima puluh tiga kontingen mahasiswa dari delapan PTN dan PTS di Provinsi Lampung, baik tingkat kota maupun kabupaten, akan menuju Kalimantan Selatan bersama 13 official pelatih dan pendamping.

Bapomi Lampung mengirimkan kontingen pada sembilan cabang olah raga antara lain atletik, bulu tangkis, catur, karate, panjat tebing, pencak silat, renang, kempo, dan taekwondo.

Pelepasan ini turut dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Anna Gustina Zainal, S.Sos., M.Si., Ketua Kontingen Pomnas, para pimpinan perguruan tinggi bidang kemahasiswaan Provinsi Lampung, para manajer, pelatih, official, pendamping Pomnas, para tim pengelola prestasi mahasiswa, dan peserta Pomnas tahun 2023. [Magang_Zukhruffina Wilda Brilliant]

The post Rektor Lepas Kontingen Mahasiswa Lampung ke Pomnas XVIII appeared first on Universitas Lampung.

Luar Biasa, Tembus 4,5 Juta Backlink: Unila Optimalkan Pengelolaan Website dan Blog

(Unila): Website Universitas Lampung (Unila), https://www.unila.ac.id, mencatat lonjakan signifikan dalam jumlah backlink. Tercatat, pada 6 November 2023, website Unila berhasil menembus angka 4,5 juta backlink, menunjukkan peningkatan signifikan dari jumlah backlink per 31 Juli 2023, sebesar 2,5 juta backlink.

Kepala UPT TIK Unila Muhamad Komarudin, S.T., M.T., mengungkapkan, UPT TIK telah berkolaborasi dengan Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Unila 2023. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa baru berhasil membuat blog untuk pengumpulan tugas menulis review PKKMB sebanyak 7.040 mahasiswa.

Grafik sebaran blog tersebut menunjukkan kontribusi dari berbagai fakultas, seperti Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Hukum (FH), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Pertanian (FP), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), serta Fakultas Kedokteran (FK).

Peningkatan jumlah backlink yang signifikan ini menjadi hasil kolaborasi website Unila dengan penggunaan salah satu tool, https://ahrefs.com/backlink-checker. Sebelum mahasiswa baru membuat blog, pada 31 Juli 2023, domain https://www.unila.ac.id hanya memiliki 2,8 juta backlink, dengan 74% di antaranya merupakan backlink dofollow.

“Setelah mahasiswa baru membuat blog tercatat hingga Senin, 6 November 2023, jumlah backlink meningkat menjadi 4,5 juta, dengan 97% di antaranya merupakan backlink dofollow,” ujarnya dalam Workshop Optimalisasi Pengelolaan Website dan Blog di Lingkungan Unila, di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Selasa, 7 November 2023.

Dengan kerja sama antara berbagai elemen di Unila dan upaya yang sistematis, universitas ini telah berhasil mencatatkan prestasi luar biasa dengan mencapai 4,5 juta backlink. Unila membuktikan komitmennya dalam meningkatkan peringkat webometrics. Strategi ini menjadi contoh inspiratif bagi universitas lain dalam upaya meningkatkan visibilitas dan reputasi online.

Komarudin juga menekankan pentingnya backlink eksternal yang berkualitas, semisal backlink dari Wikipedia, dalam meningkatkan domain rating (DR) Unila. Fokus pada kualitas konten, mendapatkan backlink yang berkualitas, dan menautkan konten internal merupakan langkah-langkah penting dalam upaya optimalisasi website.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan TIK Unila Dr. Ayi Ahadiat, S.E., M.B.A., yang hadir membuka acara menjelaskan, website Unila berfungsi sebagai showcase untuk menjangkau para stakeholder. Pemahaman tentang indikator pemeringkatan webometrics, yang mencakup 0% presence, 50% visibility, 10% transparency, dan 40% excellence, menjadi landasan bagi upaya peningkatan kualitas website Unila.

Pada bulan Juli 2023, Unila berada di peringkat 34 dalam pemeringkatan webometrics. Salah satu strategi untuk meningkatkan indikator “openness” adalah dengan mengecek dan menormalisasi akun Google Scholar dari delapan fakultas di Unila. Manajemen website yang efektif merupakan kunci utama dalam usaha untuk meningkatkan peringkat webometrics universitas.

Strategi Unila untuk mencapai sepuluh besar dalam pemeringkatan webometrics telah disusun secara sistematis oleh tim Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Unila, melibatkan seluruh unit kerja termasuk fakultas, UPT, dan lembaga.

“Dengan keterlibatan mahasiswa, staf, dosen, dan elemen pimpinan Unila, diharapkan dapat bersama-sama berkontribusi dalam pencapaian peringkat webometrics yang lebih baik,” ujarnya diwawancara usai workshop.

Proses optimasi juga melibatkan dosen, staf, dan mahasiswa melalui platform blog WordPress untuk dosen dan staf serta platform Blogspot untuk mahasiswa. Manajemen konten yang efektif, termasuk pembaruan konten kuliah menggunakan Google Apps dan pembuatan konten dashboard interaktif juga menjadi bagian dari strategi untuk meningkatkan peringkat Webometrics.

Workshop pengelolaan website dan blog ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Unila mendukung pemeringkatan webometrics tahun 2023. Selain workshop, agenda kegiatan meliputi penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba website dan blog Unila tahun 2023.

Turut hadir dalam workshop ini para dekan/direktur pascasarjana, kepala biro, ketua lembaga, ketua SPI, kepala UPT, kepala BPU, koordinator TU, pengelola website unit kerja, dan pemenang lomba website dan blog. [Inay]

Daftar pemenang lomba website dan blog:

Lomba Website
1. Kategori Pelaksana Akademik
a. Fakultas Hukum
b. Fakultas ISIP
c. Fakultas Ekonomi dan Bisnis

2. Kategori Pelaksana Administrasi
a. UPT TIK
b. LPPM
c. UPT Bahasa

Lomba Blog
1. Kategori Blog Dosen
a. Iwan Sulistyo, S.Sos., M.A. (FISIP)
b. Raden Arum Setia Priadi, A.Sim, M.T. (FT)
c. Ir. Ahmad Zakaria, M.T., Ph.D. (FT)

2. Kategori Blog Staf
a. Amaryllis, M.Kom., M.Pd. (FKIP)
b. Tri Widioko, S.Pd., M.Pd. (FKIP)
c. Harno, S.I.Kom. (UPT TIK)

3. Kategori Blog Mahasiswa
a. Fran Denis Sitohang (S-1 Teknologi Industri Pertanian)
b. Delvio Razaq Nasution (S-1 Ilmu Hukum)
c. Bram Ahimsa Lafayet Simbolon (S-1 Ilmu Komputer)

The post Tembus 4,5 Juta Backlink: Unila Optimalkan Pengelolaan Website dan Blog appeared first on Universitas Lampung.

Unila Gelar FGD Percepatan Kelulusan Tepat Waktu Melalui MBKM

Unila Gelar FGD Percepatan Kelulusan Tepat Waktu Melalui MBKM

(Unila): Dalam rangka mengakselerasi percepatan kelulusan tepat waktu (KTW), Universitas Lampung (Unila) melalui LP3M menggelar focus group discussion (FGD) “Percepatan Kelulusan Tepat Waktu Melalui Program MBKM”.

Kegiatan dilaksanakan di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Selasa, 7 November 2023, dengan menghadirkan PT. Waskita Karya (Persero) sebagai narasumber.

FGD dihadiri dekan, wakil dekan, ketua jurusan,  program studi (prodi), dan dosen di lingkungan Fakultas Teknik (FT) Unila. FGD bertujuan untuk mendiskusikan strategi dan langkah-langkah yang diperlukan guna meningkatkan KTW di setiap prodi.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unila Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.Si., mengatakan, dibutuhkan kerja dan sinergi dalam mengatasi kendala yang selama ini dihadapi.

FGD kali ini dikhususkan pada program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), terutama prodi yang berhubungan langsung dengan PT. Waskita Karya (Persero), seperti Prodi Teknik Sipil.

Dr. Suripto menjelaskan, melalui program MBKM, Unila dapat mencapai tiga indikator kinerja utama (IKU). termasuk IKU-2 terkait pengalaman mahasiswa di luar kamps, IKU-6 yang melibatkan implementasi kerja sama dengan pihak eksternal, dan IKU 7.

Dalam laporan terbaru September 2023, IKU-2 fakultas teknik mencapai berbagai angka KTW, seperti 146 mahasiswa teknik elektro, 75 mahasiswa teknik informatika, 46 mahasiswa teknik mesin, 22 mahasiswa teknik geodesi, 14 mahasiswa arsitek, dan sepuluh mahasiswa teknik kimia.

Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afrani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., mendorong Wakil Rektor Akademik dan LP3M untuk memberikan perhatian khusus kepada prodi-prodi, termasuk di FT Unila, guna meningkatkan capaian KTW.

Prof. Lusmeilia dalam sambutannya menyoroti rendahnya angka KTW di FT Unila dan mengingatkan pentingnya tujuan untuk menciptakan lulusan yang lulus tepat waktu dalam kurun waktu empat tahun.

Standar minimal KTW yang harus dicapai perguruan tinggi sebesar 30%, yang artinya, jika FT Unila menerima 100 mahasiswa, 30% dari mereka harus lulus dalam empat tahun.

Prof. Lusi memberikan semangat kepada para peserta dan berharap ketua jurusan dan prodi yang ada di bawah FT Unila bersama-sama berupaya meningkatkan KTW. Ia bahkan menyatakan harapannya kepada mahasiswa angkatan 2020 agar bisa diwisuda pada penyelenggaraan wisuda Juni 2024 mendatang.

“Itu yang menjadikan target utama kenapa KTW ini memang saya gaung-gaungkan seperti kita bersama-sama meyakinkan Unila Be Strong sambil mengepalkan tangan. Ternyata itu berhasil bapak-ibu. Pasti berhasil. Buktinya Unila mendapat akreditasi Unggul,” ujar Prof. Lusi memberikan semangat kepada para peserta.

Terkait pelaksanaan MBKM dengan PT Waskita, Prof. Lusi juga meminta agar kerja praktik tiga bulan mahasiswa teknik sipil dikemas menjadi MBKM. Ia pun berharap, sistem dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) segera dapat diimplementasikan. [Angelino Vinanti Sonjaya]

The post Unila Gelar FGD Percepatan Kelulusan Tepat Waktu Melalui MBKM appeared first on Universitas Lampung.

Ivanna, Alumnus Unila Mengajar Bahasa Indonesia di Harvard

(Unila): Menjadi mahasiswa di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) merupakan bagian dari mimpi Ivanna Zakiyah sejak SMA.

Ia berhasil lolos pada pilihan pertama Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2014, di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. “Aku ingin jadi guru, jadi sejak kelas sepuluh sudah tahu ingin kuliah jurusan apa,” katanya.

Ivanna mengaku selama menjadi mahasiswa Unila, setiap kelas yang ia ikuti sangat membantunya belajar lebih banyak tentang metode mengajar dengan baik.

Namun, momen paling berkesan baginya yakni saat menjalani program Pre-Service Student Teacher Exchange in Southeast Asia atau yang dikenal dengan SEA Teacher ke Filipina pada tahun 2018 silam.

Program yang berlangsung selama satu bulan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melihat kelas bahasa Inggris di Filipina, serta mempelajari sistem pembelajaran dan budaya Filipina.

Ketertarikan Ivanna pada dunia pendidikan tak berhenti di sana. Ia bersama teman sejawatnya menginisiasi ide mendirikan kursus bahasa Inggris @withenglish.id. Lembaga kursus ini bertujuan memenuhi kebutuhan belajar bahasa Inggris yang efektif dan menyenangkan bagi orang Indonesia, khususnya di Lampung.

“Dari ide ini aku berharap dapat membantu lebih banyak orang meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris untuk segala usia dan latar belakang,” ujarnya.

Perempuan dengan motto hidup “never stop learning” ini juga sekarang sedang menjalani program Fulbright Foreign Language Teaching Assistant (FLTA), di Harvard University.

Awalnya, ia mendengar program FLTA dari teman, sosial media, dan pameran EducationUSA di Jakarta, yang kemudian memotivasinya untuk mendaftarkan diri.

“Program ini sesuai latar belajar aku sebagai guru bahasa dan aku ingin merasakan mengajar Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) di Universitas Amerika Serikat,” katanya.

Persiapan dilakukan selama tiga bulan, dimulai dari menyiapkan TOEFL ITP, tiga esai, surat rekomendasi, dan berbagai dokumen pelengkap lain.

Setelah itu Ivanna harus melalui tahap wawancara, tes TEOFL IBT di Jakarta yang biayanya ditanggung pihak Fullbright, dilanjutkan pencocokan kampus, orientasi pra-keberangkatan, pengurusan visa, hingga akhirnya ia berangkat Agustus 2023.

Menjalani program FLTA merupakan pengalaman berharga bagi Ivanna. Ia berkesempatan mengajar mahasiswa asing yang ternyata sangat antusias terhadap pengetahuan ilmu budaya Indonesia.

Tentu hal ini membuat Ivanna menjadi semakin semangat mengajar dan membuatnya tumbuh menjadi pengajar yang lebih baik setiap harinya.

Selama menjadi pengajar bahasa Indonesia di Harvard, ia aktif mengajak mahasiswa berdiskusi tentang budaya Indonesia dan menghadiri acara-acara Indonesia, seperti Indo Food Festival di Boston.

Lingkungan di Harvard dinilainya sangat profesional serta banyak kegiatan kampus yang berfokus pada pengambangan diri dengan pendekatan yang interaktif dan berfokus pada diskusi.

Ivanna mengatakan, program FLTA telah memberi kontribusi berharga dalam perkembangan kariernya, terutama dalam bidang pendidikan dan bahasa, serta perluasan jaringan internasional.

“Selain itu, aku mendapat kesempatan untuk mengaudit kelas di Harvard, yang membantu aku mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan di masa depan,” tambahnya.

Ivanna juga berencana untuk terus berkontribusi dalam bidang pendidikan dan bahasa dengan mengembangkan lebih banyak program pendidikan bahasa atau proyek yang mendukung perkembangan kemampuan berbahasa lewat WITH English atau universitas di Indonesia.

Ia berpesan kepada para mahasiswa yang memiliki cita-cita untuk mengejar karier atau mencari pengalaman belajar di luar negeri untuk terus bersemangat mengejar mimpi dan jangan ragu mencari peluang.

“Setiap individu memiliki ciri khasnya sendiri. Tugas kita adalah menemukan keunikan tersebut dan mengomunikasikannya dengan baik dalam esai motivasi,” pungkasnya. [Magang_Laula Khairun Nisa]

The post Ivanna, Alumnus Unila Mengajar Bahasa Indonesia di Harvard appeared first on Universitas Lampung.

Unila Kukuhkan Tujuh Guru Besar Baru

Unila Kukuhkan Tujuh Guru Besar Baru

(Unila): Universitas Lampung (Unila) menggelar rapat senat luar biasa untuk mengukuhkan tujuh guru besar baru, Senin, 6 November 2023. Kegiatan yang berlangsung di gedung serbaguna Unila ini dihadiri jajaran senat, pejabat kampus, dan tamu undangan.

Tujuh guru besar yang baru dikukuhkan berasal dari berbagai fakultas, yaitu dua dari FMIPA, dua dari FP, satu dari FEB, satu dari FISIP, dan satu dari FT. Mereka menyampaikan orasi ilmiah berkaitan dengan bidang keahlian masing-masing.

Dengan penambahan ini, jumlah guru besar di Unila sampai dengan November 2023 mencapai 118 orang. Unila berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kontribusi ilmiah bagi masyarakat.

Berikut tujuh guru besar dan orasi ilmiahnya:

1. Prof. Dr. Erlina Rufaidah, M.Si., sebagai Guru Besar Bidang Ekonomi Pertanian/Agribisnis. Orasi ilmiah yang disampaikan berjudul “Model Kemitraan Produksi dan Penentuan Harga Pokok dalam Peningkatan Kesejahteraan dan Keberlanjutan Agroindustri Ubi kayu”.

2. Prof. Dr. Bambang Irawan, M.Sc., sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Biologi. Orasi ilmiah yang disampaikan berjudul “Fungi Lignoselulolitik untuk Biokonversi Limbah Organik Sumber Unsur Hara dan Penekan Patogen Tanaman”.

3. Prof. Dr. Dra. Endang Nurcahyani, M.Si., sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Biologi. Orasi ilmiah yang disampaikan berjudul “Perakitan Varietas Unggul Vanili Tahan Penyakit Layu Fusarium Berbasis Bioteknologi dan Teknik Molekular”.

4. Prof. Ir. Irza Sukmana, S.T., M.T., Ph.D., IPU., sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Material.  Orasi ilmiah yang disampaikan berjudul “Aplikasi Magnesium dan Hidroksiapatit Berbasis Bahan Alam Lampung untuk Biomaterial Implan Tulang”.

5. Prof. Dr. Ir. Slamet Budi Yuwono, M.S., sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Pengelolaan DAS. Orasi ilmiah yang disampaikan berjudul “Implementasi Resource Sharing dan Cost Sharing untuk Mendukung Pengelolaan DAS yang Berkelanjutan”.

6. Prof. Dr. Marselina, S.E., M.P.M., sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Ekonomi Publik. Orasi ilmiah yang disampaikan berjudul “Mengapa Negara Harus Berhutang? dan Ada masalah Apa dengan Hutang?”.

7. Prof. Dr. Andy Corry Wardhani, M.Si., sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Komunikasi. Orasi ilmiah yang disampaikan berjudul “Komunikasi Kepala Daerah dan Penegakan Prinsip EPIC untuk Mencegah Konflik”.

The post Unila Kukuhkan Tujuh Guru Besar Baru appeared first on Universitas Lampung.

Tertarik Eksplorasi Budaya Nusantara, Mahasiswa Unila Ikuti PMM Unpad

Tertarik Eksplorasi Budaya Nusantara, Mahasiswa Unila Ikuti PMM Unpad

(Unila): Tertarik mengenal keberagaman budaya nusantara, Muhammad Abror Zaky, mahasiswa program studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum (FH) Universitas Lampung (Unila) mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PPM) batch tiga.

Zaky menjelaskan keikutsertaannya pada program ini karena termotivasi untuk mengenal lebih dalam arti dari Bhineka Tunggal Ika, yang mengajarkan pentingnya persatuan dalam keragaman di Indonesia.

Dirinya berkesempatan mengikuti program PMM di Universitas Padjajaran (Unpad), Bandung, Jawa Barat, selama satu semester. Kesempatan itu memberinya pengalaman berharga dalam lingkungan akademik yang beragam dan dinamis.

Selama program berlangsung, Zaky bersama mahasiswa lainnya mengeksplorasi banyak situs budaya dalam kelas khusus PMM tiga, yaitu Modul Nusantara. Pada kegiatan ini, Zaky bersama mahasiswa PMM lain melakukan perjalanan wisata, salah satunya kebudayaan suku Sunda.

“Di sini saya belajar banyak tentang budaya suku Sunda, yang sebelumnya saya tidak begitu tahu. Saya juga kagum dengan kekayaan sumber daya alam Indonesia, yang saya lihat di museum geologi Bandung,” kata Zaky.

Semasa berkuliah di Fakultas Hukum Unpad, Zaky belajar untuk selalu menjaga sikap sebagai mahasiswa dengan penuh integritas, dedikasi, dan kedisiplinan, serta berkontribusi aktif dalam kegiatan kampus.

Dirinya berharap, program ini dapat terus menjadi motivasi untuk banyak mahasiswa lain. Menurutnya, dengan terselenggaranya program ini rasa persatuan dan cinta tanah air bisa semakin kuat di kalangan generasi muda. [Magang_Christina Febiola Sinaga]

The post Tertarik Eksplorasi Budaya Nusantara, Mahasiswa Unila Ikuti PMM Unpad appeared first on Universitas Lampung.