Indonesia Website Awards

Mulyana : Idul Fitri Sudah Disiapkan Tempat Khusus Buat Keluarga Narapidana

Dilihat: 358 LAMPUNG7COM – Metro | Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Metro telah menyiapkan layanan kunjungan bagi kerabat warga binaan selama lebaran, dan juga memberikan kelonggaran kunjungan selama delapan jam setiap harinya. Hal tersebut disampaikan Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Kota Metro Muhammad Mulyana, dimana menyambut hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah untuk kunjungan … Baca Selengkapnya

Kadis Perkim Kota Metro Dikabarkan Ditangkap Polisi

Dilihat: 588 LAMPUNG7COM – Metro | Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Metro berinisial F, dikabarkan diamankan Satreskrim Polres Metro, pada Senin, (22 /01/2024). Oknum pejabat tersebut diamankan Polisi atas laporan korban dugaan penipuan dan penggelapan tertanggal 27 Oktober 2020 yang lalu dengan nomor : LP/675/B/X/2020/LPG/Res Metro/Sek Metro Pusat. Kapolres Metro AKBP Heri … Baca Selengkapnya

Tiga Kali Mangkir Panggilan, Inspektorat Tanggamus Segera Lakukan Upaya Hukum Kepada Kakon Kejadian

3 Kali Mangkir Panggilan, Inspektorat Tanggamus Segera Lakukan Upaya Hukum Kepada Kakon Kejadian

Dilihat: 847 Lampung7.com, Tanggamus – Bergulirnya indikasi penyimpangan anggaran dana desa Tahun 2022 yang dilakukan oknum kepala Pekon kejadian kecamatan wonosobo kabupaten tanggamus mulai membuahkan hasil, Selasa 19 Desember 2023. Berapa bulan terakhir inspektorat kabupaten tanggamus gencar melakukan Audit Investigasi (AI) kepekon kejadian kecamatan wonosobo kabupaten tanggamus terkait laporan warga dan santernya pemberitaan diberbagai media … Baca Selengkapnya

Bangkit: Pemkot Metro Dukung Pengungkapan Perkara Dugaan Korupsi Proyek IPAL

Dilihat: 1,423 LAMPUNG7COM – Metro | Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Metro Bangkit Haryo Utomo dengan tegas menyampaikan Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mendukung upaya Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polres Metro dalam mengungkap kasus dugaan korupsi proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) tahun 2021. “Ya, kalau untuk seperti itu kita mendukung lah,” ucap Bangkit, menjawab … Baca Selengkapnya

Polisi Tangkap Perampok Bank Syariah Metro Madani, Dua Tersangka Ditembak

Dilihat: 1,094 LAMPUNG7COM – Metro | Komplotan perampok kantor Pusat Bank Syariah Metro Madani akhirnya berhasil tertangkap, setelah setahun melarikan diri, dua tersangka terpaksa ditembak Polisi lantaran melawan saat akan diamankan. Dikatakan Kasat Reskrim Polres Metro IPTU Rosali mewakili Kapolres Metro AKBP Heri Sulistyo Nugroho, membeberkan upaya yang pengungkapan yang dilakukannya bersama Tim Khusus Anti … Baca Selengkapnya

Babak Baru, Ada Oknum Pegawai Hingga Pejabat, Tersangka Korupsi IPAL di Metro Bakal Bertambah

Dilihat: 1,017 LAMPUNG7COM – Metro | Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polres Metro kini memasuki babak baru, terkait dugaan korupsi proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Kota Metro. Polisi menyebutkan, adanya oknum pegawai hingga pejabat yang diduga terlibat dalam perkara korupsi proyek pengelolaan dan pengembangan sistem air limbah domestik pada Dinas Perumahan dan … Baca Selengkapnya

Dua Tersangka Korupsi IPAL Ditangkap Polisi Metro, Satu DPO

Dilihat: 2,047 LAMPUNG7COM – Metro | Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polres Metro Lampung berhasil membongkar dugaan praktik korupsi penggunaan anggaran tahun 2021 pada pekerjaan kegiatan Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Air Limbah Domestik dalam daerah di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kota Metro. Dalam pengungkapan tersebut, sebanyak tiga orang ditetapkan sebagai tersangka, satu … Baca Selengkapnya

Kuli Panggul Pasar Metro Ditangkap Polisi, Jual Obaya Jenis Tramadol

Dilihat: 957 LAMPUNG7COM – Metro | Seorang kuli panggul pasar Metro Arya Billy Pangestu (24) warga Gg. Harapan II, Jalan Imam Bonjol, RT 029 RW 007, Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Metro dikarenakan menjual Obat -obatan berbahaya (Obaya) jenis Tramadol di wilayah Bumi Sai Wawai. Dikatakan Kasat Narkoba IPTU … Baca Selengkapnya

Suwandi: Kita Ajak Kejaksaan dan Polres Untuk Melakukan Penyuluhan Hukum

Suwandi: Kita Ajak Kejaksaan dan Polres Untuk Melakukan Penyuluhan Hukum

Dilihat: 932 Lampung7.com – Metro | Maraknya aksi perundungan atau bulliying di sekolah-sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro akan menggandeng penegak hukum guna pencegahan. Dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro Suwandi, untuk mencegah kasus perundungan, pihaknya akan menggandeng penegak hukum dengan memberikan penyuluhan di sekolah-sekolah. “Ada penyuluhan. Nanti kita tambah … Baca Selengkapnya

Guru Besar Unila Dilantik: Prof. Rudy Refleksikan Perkembangan Hukum Indonesia

(Unila): Wakil Rekor Bidang Umum dan Keuangan Universitas Lampung (Unila) Prof. Rudy, S.H., LL.M., LL.D., dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Hukum pada Fakultas Hukum Unila. Upacara pengukuhan berlangsung di Gedung Serbaguna kampus Unila, Rabu, 25 Oktober 2023.

Dalam momen bersejarah ini, Prof. Rudy menjadi guru besar ke-111 di Unila dan guru besar kedelapan di Fakultas Hukum (FH) Unila. Ia juga mencatatkan diri sebagai guru besar termuda Unila dengan usia 42 tahun.

Pada acara pengukuhan, Prof. Rudy menyampaikan Orasi Ilmiah berjudul “Pembangunan Hukum Indonesia di Persimpangan Jalan: Refleksi 4 Abad Pembangunan Hukum Nusantara”. Dalam orasinya, ia menyoroti sejarah hukum Indonesia yang banyak dipengaruhi warisan hukum kolonialisme.

Prof. Rudy menjelaskan, tatanan hukum saat ini di Indonesia masih memiliki akar dari sistem hukum Germania Kuno. Di dunia, hukum pada dasarnya berasal dari Jerman Kuno, dan Indonesia mengikuti jejak ini. Ia juga membahas perkembangan hukum di nusantara, termasuk masa VOC, yang telah memiliki hukum aslinya, kini dikenal sebagai hukum adat.

Dalam perkembangan selanjutnya, terjadi transplantasi hukum di nusantara saat pemerintahan Hindia Belanda. Ini mengakibatkan penggunaan produk hukum Belanda di Indonesia hingga tahun lalu. Prof. Rudy mengkritik bahwa Indonesia telah kehilangan momentum dalam membangun hukum asli Indonesia.

Prof. Rudy juga memaparkan usaha-usaha Indonesia dalam memperjuangkan hukum asli Indonesia, termasuk hukum adat dan Ketentuan Pokok Agraria atau Basic Agrarian Law. Namun, pada tahun 1970-an, ketentuan hukum adat dihilangkan, menyebabkan unifikasi hukum di Indonesia.

“Melalui orasi ilmiah hari ini, kita akan refleksikan bagaimana pembangunan hukum di nusantara terjadi dan bagaimana sebetulnya saat ini konvergensi sistem hukum yang ada di dunia terjadi di Indonesia,” ujarnya.

Ia juga mencermati konstitusionalisme di Indonesia baru menguat setelah reformasi hukum dan amandemen konstitusi tahun 1945. Prof. Rudy menyimpulkan, konvergensi sistem hukum akan terus terjadi di Indonesia.

Pada persimpangan jalan ini konvergensi sistem hukum terjadi akibat pembangunan hukum yang memakai model bricolage, yaitu mengambil apa saja yang tersedia dalam suatu dunia kemudian menjadikan metode problem solving bagi suatu permasalahan, inilah kemudian yang terjadi di Indonesia.

“Saya tidak tahu dan juga kadang ragu bagaimana nasib hukum selanjutnya. Ini merupakan suatu kenyataan yang harus kita terima bahwa konvergensi sistem hukum menurut pengamatannya mau tidak mau akan terjadi di Indonesia,” ujarnya.

Sampai saat ini pembangunan hukum di nusantara dipengaruhi tiga hal, pertama, pembangunan hukum sampai akhir milenium konsisten pada tradisi hukumnya. Kedua, transplantasi hukum secara terus menerus berlangsung sejak awal bangsa barat menginjakkan kakinya di nusantara pelan-pelan menggerus hukum asli Indonesia.

Ketiga, globalisasi dan borderless nation mengakibatkan proses konvergensi sistem hukum terjadi, tentunya melalui transplantasi hukum yang lebih masif dan cepat.

“Idealnya kita mempunyai hukum asli dari Indonesia, dan ketika ditransplantasikan harus disesuaikan lebih dulu dengan budaya hukum kita, sehingga tidak hanya mengambil norma-norma asing,” pungkasnya.

Prof. Rudy berharap, Indonesia dapat mempertahankan hukum asli yang sesuai dengan budaya hukumnya. Setelah dikukuhkan sebagai guru besar, ia berkomitmen untuk terus meneruskan kajian keilmuan hukum di Indonesia.

Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Rudy juga berharap agar refleksi ini dapat menjadi landasan strategis untuk pembangunan hukum di masa depan Indonesia. [Daffa Alsa Pradika/Angelino Vinanti Sonjaya]

The post Guru Besar Unila Dilantik: Prof. Rudy Refleksikan Perkembangan Hukum Indonesia appeared first on Universitas Lampung.